INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 pada Senin (11/8) di Ruang Elang Bondol, Balai Kota Jakarta. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno, S.IP., dan dihadiri oleh perwakilan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, kepala lembaga dan instansi terkait, serta para pengemudi angkutan umum peserta pemilihan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini kembali digelar sebagai sarana sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran berkendara yang berkeselamatan. “Tujuannya adalah membentuk pramudi angkutan umum dan angkutan barang yang mengutamakan keselamatan di jalan,” ujarnya.
Syafrin menjelaskan, proses pemilihan tahun ini diikuti oleh 100 peserta yang merupakan perwakilan pramudi operator angkutan umum dan perusahaan angkutan barang di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 Agustus 2025, di lokasi yang sama. Peserta akan mendapatkan perlengkapan berupa kaos seragam dan nametag.
Bagi tiga peserta terbaik, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan penghargaan berupa piagam dari Gubernur, trofi tingkat provinsi, satu unit sepeda lipat, serta hadiah tabungan berhadiah. Pemenang pertama akan memperoleh Rp3,5 juta, pemenang kedua Rp3 juta, dan pemenang ketiga Rp2,5 juta. Ketiganya juga akan mewakili DKI Jakarta pada Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Nasional yang digelar Kementerian Perhubungan RI pada September mendatang.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Rano Karno menekankan pentingnya peningkatan kualitas, kompetensi, dan profesionalisme pengemudi angkutan umum demi keselamatan pengguna jalan. Ia menyebut faktor manusia atau human error sebagai salah satu penyebab terbesar pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sehingga sikap berkendara yang baik harus menjadi perhatian utama.
“Pemilihan Abdi Yasa Teladan ini menjadi motivasi bagi para pengemudi untuk selalu tertib dan bertanggung jawab, sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman dan beretika,” ujarnya.
Baca juga: Pemprov DKI Butuh Bantuan Bodetabek Atasi Kualitas Udara: Beban Jakarta Berat!
Wagub berharap ajang ini dapat melahirkan pengemudi terbaik yang nantinya membawa nama baik DKI Jakarta di tingkat nasional. Ia juga berpesan agar para peserta menjadikan kegiatan ini sebagai sarana bertukar pengalaman, menambah wawasan, dan memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang.
Acara yang ditutup dengan pembacaan pantun ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pengemudi untuk mengutamakan keselamatan, menjaga etika, dan menjadi teladan di jalan raya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung