Minggu, 13 JULI 2025 • 18:34 WIB

Hama Tikus Serang Pertanian, Ratusan Warga Sawit Ikuti Reses DPRD Boyolali

Author

Anggota DPRD Boyolali dan Forkompinca Sawit (Eksani/Z Creators)

INDOZONE.ID - Ratusan warga dari empat desa di Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, berbondong-bondong datang ke Desa Gombang, Sawit, untuk mengikuti reses anggota DPRD Boyolali dari Fraksi PDI-P, Wasono Joko Raharjo. Kegiatan tersebut digelar selama dua hari, mulai Sabtu dan Minggu (12–13/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga di Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Sawit, guna mengawal proses pembangunan dari program-program yang menjadi kebijakan Pemerintah Daerah Boyolali.

Selain itu, keresahan warga terkait maraknya hama tikus yang menyerang lahan pertanian di Kecamatan Sawit juga dapat tersampaikan dan dibahas secara musyawarah bersama anggota DPRD, untuk diteruskan ke sidang Dewan dan Pemerintah Daerah agar ditemukan solusi terbaik. Sejumlah warga pun tampak aktif dalam sesi tanya jawab serta menyampaikan berbagai usulan pembangunan kepada anggota dewan.

Turut hadir dalam acara ini Camat Sawit, Agus Handoyo, serta sejumlah anggota Forkompimca Kecamatan Sawit.

Baca juga: Presiden Prabowo Berikan 1.000 Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus di Majalengka

Anggota DPRD Boyolali, Wasono Joko Raharjo, mengatakan, “Kegiatan reses ini dilakukan pada masa sidang II. Jadi, reses itu kan menjaring aspirasi masyarakat, karena tugas anggota dewan itu salah satunya mengawal aspirasi masyarakat. Nah, targetnya ada empat titik di masa sidang II, yaitu di Desa Gombang, Desa Tlawong, Desa Kemasan, dan Desa Jenengan, dengan sasaran warga di setiap titik sebanyak 150 orang, jadi total 600 orang.

Ratusan warga empat desa ikuti Reses Dewan (Eksani/Z Creators)

Kegiatan reses ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu (12–13/7/2025), setiap harinya ada dua sesi pemaparan kepada masyarakat. Harapannya, dengan kegiatan ini bisa terjalin silaturahmi antara wakil rakyat dengan konstituen. Yang kedua, menyampaikan informasi kebijakan pemerintah dan program-program kepada masyarakat, karena mereka punya hak untuk tahu. Ini juga menjadi bagian dari akuntabilitas dan transparansi,” lanjutnya.

Selain itu, harapannya juga agar masyarakat bisa ikut membantu melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah. Sehingga, setiap reses mereka memberikan masukan dan usulan. Nantinya, hasil reses ini menjadi catatan kami dan akan dibawa ke rapat dewan,” ujarnya, Minggu (13/7/2025).

Salah satu warga, Sulhan (41), mengatakan, “Dengan adanya reses ini, khususnya terkait dengan pembangunan infrastruktur, semoga bisa lebih maju dan lebih baik, terutama untuk jalan, baik jalan yang rusak maupun yang masih ‘perawan’ istilahnya jalan yang belum tersentuh pembangunan sama sekali, yang jalannya masih berupa tanah."

Baca juga: Petani Terancam Gagal Panen, Hama Tikus Kembali Rusak Persawahan di Tapsel

"Selain itu, karena pertanian di Kecamatan Sawit baru saja diserang hama tikus, para petani saat ini sulit sekali panen, bahkan bisa dikatakan banyak yang gagal panen. Harapannya, dengan adanya reses ini bisa menyentuh bidang pertanian juga, agar pemerintah nanti turun tangan bagaimana caranya, minimal bisa mengurangi hama tikus di lahan pertanian di Kecamatan Sawit. Karena kasihan, para petani saat ini menanggung kerugian akibat serangan hama tikus yang merusak lahan pertanian warga,” ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU