Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 05 MARET 2025 • 15:40 WIB

Warga DIY Diminta Jaga Suasana Ramadan yang Tenang: Tidak Tawuran atau Main Petasan

Warga DIY Diminta Jaga Suasana Ramadan yang Tenang: Tidak Tawuran atau Main PetasanSekretaris Komisi A DPRD DIY Syarief Guska Laksana

INDOZONE.ID  - Dalam komitmennya menjaga kondusivitas lingkungan pada Bulan Suci Ramadan 1446 H, Sekretaris Komisi A DPRD DIY Syarief Guska Laksana turut mengajak masyarakat, serta instansi terkait untuk menjaga suasana ramadan tenang dan kondusif.

"Kami memantau pada pekan pertama ini suasana ramadan di DIY relatif kondusif. Aparat Keamanan dalam hal ini Kepolisian yang aktif melakukan patroli dapat melakukan langkah-langkah antisipasi maupun penanganan kasus dengan cepat," ungkap Syarif Guska Laksana saat memberikan keterangan pers di DPRD DIY, Rabu (5/3/2025).

Syarif mencontohkan kasus kericuhan antar anak muda di Bantul dan Kulonprogo. Ia apresiasi kinerja aparat yang dapat menanganinya dengan cepat.

Hal itu karena Polisi aktif patroli. Bahkan diketahuinya, patroli juga dilakukan di dunia maya dengan patroli siber.

"Ini langkah antisipasi yang sangat bagus. Sebab menurut pengamatan, adanya benturan antar kelompok anak muda ini berawal dari unggahan di medsos. Sehingga adanya patroli Siber ini sangat bagus untuk antisipasi meredam terjadinya konflik antar kelompok anak muda," tuturnya.

BACA JUGA: DPC PDIP Kota Yogya Apresiasi Walikota Hasto Wardoyo Alihkan Anggaran Mobil Dinas 3 M untuk Bantu Atasi Masalah Sampah

Meski demikian, kata Syarif, keterlibatan dan partisipasi masyarakat juga perlu ditingkatkan. Tentu sikap ini dapat lebih membantu aparat keamanan untuk mencegah gangguan keamanan dan mengurangi potensi konflik sosial.

"Kita di DIY ada jaga warga yang berperan penting menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggalnya masing - masing. Selain itu ada karang taruna serta elemen masyarakat lainnya," ucapnya.

Di sisi lain, Syarif mengapresiasi gencarnya sosialisasi pemerintah terkait masyarakat agar tidak menyalakan petasan atau mercon. Sebab, hal itu melanggar aturan dan dapat dikenai sanksi hukum.

BACA JUGA: Serba-serbi Ramadan 2025: 'Kampung Ramadhan Jogokariyan' Bakal Undang Figur Publik, Siapa Saja ?

"Berdasarkan pemantauan kami, dengan adanya sosialisasi ini, tidak banyak yang menyalakan petasan, bahkan diharapkan tidak ada warga masyarakat yang bermain petasan," ucap Syarif.

"Oleh karena itu kami mengajak masyarakat DIY untuk secara bersama menjaga lingkungannya agar pelaksanaan puasa di bulan Ramadan ini benar-benar aman dan khidmat," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keterangan Pers

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Warga DIY Diminta Jaga Suasana Ramadan yang Tenang: Tidak Tawuran atau Main Petasan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!