Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 27 FEBRUARI 2025 • 16:19 WIB

Momen Sahur On The Road Berpotensi 'Undang' Kejahatan Jalanan, Ini yang dilakukan Satpol PP Kota Yogya 

Momen Sahur On The Road Berpotensi Undang Kejahatan Jalanan, Ini yang dilakukan Satpol PP Kota Yogya Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat

INDOZONE.ID - Mendekati momen Ramadan tahun ini, banyak masyarakat yang bersiap-siap memanfaatkan momen masa sahur itu untuk menyelenggarakan Sahur On The Road (SOTR). Sahur On The Road sebenarnya memiliki niat dan tujuan yang baik yakni membagikan makanan sahur kepada orang yang membutuhkan dengan cara berkendara keliling kota.

Namun tak jarang menjadi salah satu penyebab terjadinya aksi kekerasan jalanan atau ‘klitih’ khususnya wilayah Yogyakarta yang pernah marak di tahun-tahun sebelumnya setiap bulan Ramadhan.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat mengatakan akan melakukan operasi gabungan bersama kepolisian untuk melihat atau patroli ke sebuah kegiatan berpotensi terhadap tindak kriminal.

Baca Juga: Pemicu Klitih, Polresta Sleman Musnahkan Lebih dari 4 Ribu Botol Miras dari Puluhan Toko Ilegal

"Sahur On The Road secara khusus memang tidak ada aturan yang mengatur larangan Sahur On The Road. Tetapi, nanti kami koordinasikan dengan teman-teman dari Polresta. Biasanya nanti di Polresta ada operasi gabungan untuk melihat sebuah kegiatan berpotensi terhadap tindak kriminal sehingga nantinya," katanya usai hadir dalam jumpa pers di Balaikota Yogyakarta, pada Kamis (27/2/2025).

Tim operasi gabungan itu, lanjut Octo merinci terdiri dari Satpol PP, Kodim, Polisi, hingga sejumlah tokoh masyarakat seperti Satlinmas.

"Nanti yang akan jadi operasi gabungan kami mengajak Kodim, Polisi dan elemen masyarakat lainnya," jelasnya.

Diketahui, berdasarkan data Jogja Police Watch (JPW) khususnya selama bulan Ramadhan mulai tahun 2018 – 2024 aksi "klitih" kerap terjadi di wilayah Yogyakarta.

BACA JUGA Jelang Ramadan 2025, Begini Aturan Baru Jam Operasional Hiburan Malam dan Rekreasi di Yogyakarta

Berikut rangkumannya:

1. Dwi Ramadhani Herlangga seorang mahasiswa UGM asal Semarang Jawa Tengah tewas diserang oleh orang tak dikenal dengan senjata tajam berupa celurit usai membagikan makan sahur kepada warga di jalanan pada 7 Juni 2018 peristiwa ini terjadi di Jalan C. Simanjuntak, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

2. Kevin Satrio Wicaksono seorang pelajar menjadi korban ‘klitih’ dengan dilempar menggunakan batako hingga mengenai bagian wajah di area RSKIA Jalan Ngeksigondo, Prenggan, Kota Gede, Kota Yogyakarta. Peristiwa yang menimpa Kevin terjadi pada saat bulan Ramadan tepatnya pada 14 April 2021.

BACA JUGA Kota Yogya Potensi Penumpukan Sampah Selama Ramadan 2025, Kemenag Yogya : Minimalisir Plastik!

3. Daffa Adzin Albasith remaja 18 tahun meninggal dunia setelah kena sabetan gir dari para pelaku "klitih". Korban merupakan pelajar kelas XI pada SMA Muhammadiyah 2 Kota Yogyakarta. Daffa menjadi sasaran aksi klitih pada 3 April 2022 saat hendak beli makan sahur. Peristiwa ini terjadi di jalan Gedongkuning, Kota Gede, Kota Yogyakarta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Momen Sahur On The Road Berpotensi 'Undang' Kejahatan Jalanan, Ini yang dilakukan Satpol PP Kota Yogya 

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!