Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 09 MARET 2024 • 17:15 WIB

Gencarkan Ekonomi Hijau, PLN EPI Tambah 50 Ribu Tanaman Biomassa di Gunungkidul

Gencarkan Ekonomi Hijau, PLN EPI Tambah 50 Ribu Tanaman Biomassa di GunungkidulPT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) sukses melaksanakan program CSR Deda Berdaya Energi di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

INDOZONE.ID - Sebagai langkah awal guna mendorong kesejahteraan masyarakat dan lingkungan (green economy village), PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) sukses melaksanakan program CSR Deda Berdaya Energi di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kali ini, PT PLN melakukan penanaman tahap pertama dengan jumlah sebanyak 50 ribu bibit tanaman indigofera di atas 30 hektar lahan Sultan Ground, serta tanah kas desa di Kalurahan Karang Asem dan Gombang, Gunungkidul.

Perwakilan Direktorat Biomassa PLN EPI, Hermawan Donny, mengatakan bahwa program ini sudah diinisiasi sejak tahun 2023 silam, yang bertujuan untuk memasok biomassa kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU.

Sedangkan rantingnya, akan dimanfaatkan untuk Co-firing biomassa PLN pada pembangkit PLTU.

Baca Juga: 4 Fakta Insiden ‘Ketiduran’ oleh 2 Pilot Batik Air

"Kami ingin mendukung program zero emision yang mulai dicanangkan pemerintah kala itu dengan memanfaatkan batang dari tanaman biomassa tersebut", ujar Perwakilan Direktorat Biomassa PLN EPI, Hermawan Donny dalam acara Penanaman Tanaman Biomassa Program Desa Berdaya Energi di Kalurahan Karang Asem, Gunungkidul, Sabtu (9/3/2024).

"Tahap pertama itu sudah menuai respon ositif bagi masyarakat sekitar. Dibuktikan banyaknya masyarakat yang ikut and memanfaatkan daun tanaman indigofera sebagai tambahan pakan ternak di tengah musim kemarau yang masih terasa", sambungnya.

Gencarkan Ekonomi Hijau, PLN EPI Tambah 50 Ribu Tanaman Biomassa di GunungkidulPT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) sukses melaksanakan program CSR Deda Berdaya Energi di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Lanjut Donny menambahkan, program itu nantinya akan berkelanjutan di tahapan selanjutnya, yang mana selain tujuannya green economy vilage (energi hijau), juga berkelanjutan akan digunakan sebagai energi bersih di PLN.

Sehingga menurutnya, ekosistem hijau yang sedang dibangun bersama di Kabupaten Gunung Kidul itu harapannya dapat menjadi percontohan untuk wilayah lainnya agar bisa memberi dampak positif yang signifikan.

Baca Juga: Fakta-Fakta Ibu Hujani Tusukan ke Anak Sampai Tewas di Bekasi: Diawali Bisikan Gaib

"Disisi lain, kami ingin program itu mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar, apalagi mereka juga memberikan pendampingan tentang bagaimana pembuatan pakan ternak hingga pupuk organik yang tentunya memiliki nilai jual. Artinya taraf hidup baik di bidang pertanian maupun pertenakan akan menjadi sangat luas", pungkasnya.

Dirinya juga menyebut program berbasis keterlibatan masyarakat ini juga untuk mencapai target menurunkan emisi gas rumah kaca hingga tahun 2030.

Karenanya, PLN ingin memulai implementasi program pemanfaatan biomassa sebagai pengganti batu bara atau co-firing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gencarkan Ekonomi Hijau, PLN EPI Tambah 50 Ribu Tanaman Biomassa di Gunungkidul

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!