INDOZONE.ID - Pada pagi yang penuh makna tanggal 15 Februari 2024, Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, membagikan sebuah postingan istimewa melalui akun media sosialnya.
Dalam postingan tersebut, beliau mengungkapkan bahwa telah menerima sambungan telepon yang berisi ucapan selamat atas penghitungan hasil Pemilihan Presiden yang masih berlangsung.
Ucapan tersebut datang dari lima pimpinan negara yang berbeda, yakni Perdana Menteri Australia, PM Scott Morrison, Wakil Perdana Menteri Australia, Richard Marles, Perdana Menteri Singapura, PM Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Malaysia, PM Anwar Ibrahim, dan Presiden Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe.
Baca Juga: Ketua KPU RI Hasyim Asyari Beberkan Penyebab Kisruh Konversi Penghitungan Tidak Sesuai
Dalam unggahan tersebut, Prabowo menuliskan, "Alhamdulillah kita wajib bersyukur dan terus mengawal hasil resmi KPU."
Ungkapan syukur dan semangat untuk terus mengawal proses demokrasi terpancar jelas dari kata-kata yang disampaikan oleh Capres Prabowo.
Penerimaan ucapan selamat dari para pimpinan negara tersebut menjadi bukti pengakuan internasional atas proses demokrasi yang berlangsung di Indonesia.
Baca Juga: Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Promosi Judi Online, Hana Hanifah Jadi Tersangka?
Hal ini juga menunjukkan bahwa Pemilihan Presiden Indonesia menjadi perhatian dan menjadi topik penting di tingkat internasional.
Reaksi Prabowo yang penuh syukur dan semangat untuk terus mengawal proses pemilu menunjukkan komitmen dan dedikasi beliau untuk menjaga integritas dan keadilan dalam proses demokrasi.
Dalam situasi yang penuh tekanan dan ketegangan seperti ini, sikap yang bijaksana dan kepemimpinan yang teguh sangatlah penting.
Baca Juga: Bikin Heboh! AS Ketar-ketir Ungkap Rusia Kembangkan Nuklir di Luar Angkasa
Unggahan tersebut juga menjadi sinyal bahwa Prabowo dan timnya tidak akan lengah meskipun hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum diumumkan.
Mereka tetap fokus dan siap untuk mengawal proses penghitungan suara hingga hasil akhir dinyatakan secara resmi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: