Pelaku pembunuhan pasutri di Tulungagung.
INDOZONE.ID - Polisi telah menetapkan satu tersangka kasus pembunuhan Pasutri asal desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Tri Suharno dan Ning Rahayu.
Namun hal ini membuat keluarga korban tidak puas dengan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.
Hal ini disampaikan oleh dua anak korban, yakni Gustama dan Nabila.
Kedua anak korban menyampaikan hal ini dalam video singkat berdurasi 1 menit 18 detik yang diunggah di akun Instagram @hotmanparisofficial, kemarin.
Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Bos Angkringan di Ponorogo, 41 Adegan Keji Diperagakan
Keduanya mengaku merasakan adanya kejanggalan dalam pengungkapan kasus ini, termasuk motif pelaku EP menghabisi nyawa kedua orang tuanya itu.
"Kami merasa ada kejanggalan atas keterangan pelaku yang mengatakan bapak saya memiliki utang pembelian batu akik senilai Rp250 juta pada Tahun 2021 dan tidak membayar sama sekali," ujar Gustama dalam video itu.
Gustama menyebut, korban tidak memiliki hobi dan kesukaan dengan batu akik, seperti yang disampaikan oleh pelaku dalam pres rilis di halaman Mapolres Tulungagung beberapa waktu yang lalu.
"Padahal tidak ada sama sekali bukti transaksi, saksi maupun barang bukti batu akik. Bapak saya bukan orang yang tertarik dengan batu akik dan kami yakin bapak saya tidak pernah memiliki barang seperti cincin atau batu akik tersebut," ungkap Gustama.
Anak korban mencurigai ada dalang dalam kasus pembunuhan ini. Menurutnya, dalang itu menyuruh pelaku menghabisi nyawa korban di malam naas tersebut.
Baca Juga: Pengakuan Lengkap Tersangka Pembunuhan Pasutri Tulungagung, Sempat Ngerokok dan Menyerahkan Diri
"Kami curiga ada dalang yang menyuruh pelaku dalam kasus pembunuhan ini. Kami memohon agar dibongkar dalang siapa yang menyuruh pelaku melakukan pembunuhan dan apa motif pembunuhan yang sebenarnya terjadi kepada orangtua kami," terang Gustama.
Gustama berharap, pihaknya bisa mendapatkan pendampingan dari tim Hotman Paris dalam kasus ini.
"Supaya kami mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya terhadap almarhum orangtua kami, terima kasih," pungkasnya.
Asred: Victor Median
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Z Creators