Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 18 OKTOBER 2022 • 09:31 WIB

Viral Pungli di SMPN 6 Ponorogo Berakhir Manis, Surat Penarikan Iuran Akhirnya Dicabut

Viral Pungli di SMPN 6 Ponorogo Berakhir Manis, Surat Penarikan Iuran Akhirnya DicabutPungli di SMPN 6 Ponorogo. (Z Creators/Pramita Kusumaningrum)

Surat pemberitahuan tentang penarikan iuran dari SMPN 6 Ponorogo alias pungli sempat viral. Surat tersebut dengan kop SMPN 6 Ponorogo, bernomor 422/176/405.07.3.06/2022 itu ditujukan kepada wali murid kelas VII, VIII dan IX.

Surat yang berkedok iuran sukarela akhirnya dicabut. Keputusan tersebut diambil setelah adanya rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar oleh anggota DPRD Ponorogo dengan Dinas Pendiidkan (Dindik), dan SMPN 6 Ponorogo.

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota DPRD Ponorogo. (Z Creators/Pramita Kusumaningrum)

Pantauan Z Creators, Pramita Kusumaningrum, RDP yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB tersebut berjalan alot hingga baru rampung pukul 14.00 WIB.

Pihak sekolahan berkedok bahwa tidak mematok secara khusus iuran sukarela untuk membangun masjid di SMPN 6 Ponorogo. Padahal, pada surat yang diterbitkan pada 11 Oktober 2022 lalu itu ada poin sanggup dan nominal. 

SMPN 6 Ponorogo. (Z Creators/Pramita Kusumaningrum)

Setelah 3 jam adu argumentasi antara SMPN 6 Ponorogo, Dinas Pendidikan Ponorogo dan DPRD Ponorogo diputuskan untuk mencabut aurat pemberitahuan.

“Alhamdulilah sepakat masalah surat pemeberitahuan kepala sekolah sanggup mencabut,” ujar Pamuji, Ketua Komisi D, DPRD Ponorogo. 

Sumbangan sukarela diserahkan ke wali murid masing-masing sesuai dengan kemampuan. Tidak ada batasan harus membayar sekian, harus membayar sekian.

Sri Iswatini, Kepala SMPN 6 Ponorogo. (Z Creators/Pramita Kusumaningrum)

Sementara Kepala SMPN 6 Ponorogo, Sri Iswantini mengatakan sanggup mencabut surat pemberitahuan tersebut. Untuk poin kedua perihal sumbangan dana masjid, tidak ditentukan nominalnya lagi.

“Kami tidak akan memaksa orang tua. Sekali lagi, agar tidak menimbulkan keresahan surat dicabut,” kata Iswantini.

Untuk poin pertama, dana peningkatan mutu dan pembelian air minum Aqua akan dievaluasi. Dimana orang tua yang tidak keberatan akan dilanjutkan. Tetapi yang keberatan tentu berhenti.

“Tidak pemaksaan, orang tua datang ke sekolah untuk meminta keringanan enggak masalah. Banyak sekali yang ajukan keringanan, subsidi silang dimana orang tua yang tidak mampu,” pungkasnya.

Artikel menarik lainnya: 

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Viral Pungli di SMPN 6 Ponorogo Berakhir Manis, Surat Penarikan Iuran Akhirnya Dicabut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!