Kaisar Jepang Akihito (kanan) bersulang dengan Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo. (REUTERS)
Mantan presiden Korea Selatan Roh Tae-woo meninggal dunia pada hari Selasa (26/10/2021), diusia 88 tahun, menurut laporan kantor berita Yonhap, dilansir Reuters.
Roh Tae-woo merupakan seorang veteran perang yang memainkan peran penting tetapi kontroversial dalam transisi menuju pemilihan demokratis dari pemerintahan oleh para pemimpin otoriter.
Dilansir Wikipedia, Roh Tae-woo menjabat sebagai presiden Korea Selatan dari tahun 1988 hingga 1993. Dia juga pemimpin Partai Keadilan Demokratis, kemudian dia dikenal usai mengesahkan Deklarasi 29 Juni pada tahun 1987.
Baca juga: Ribuan Karyawan di Korea Selatan Pakai Kostum 'Squid Game' dan Gelar Demonstrasi Nasional
Selama perang Korea di tahun 1950-1953, Roh bergabung dengan tentara Korea Selatan sebagai wajib militer tamtama dalam Artileri satuan, yang dipromosikan ke Sersan artileri dari 155 mm M114 howitzer baris gun. Ia kemudian masuk Akademi Militer Korea, menyelesaikan di kelas satu program empat tahun. Ia lulus pada Februari 1954 dengan gelar Bachelor of Science.
Roh memegang beberapa jabatan penting tentara seperti Komandan Komando Keamanan Ibukota pada tahun 1979 dan Komandan Komando Keamanan Pertahanan pada tahun 1980.
Setelah pensiun dari Angkatan Darat Korea pada bulan Juli 1981, Roh menerima tawaran Presiden Chun untuk jabatan Menteri Negara untuk Keamanan Nasional dan Luar Negeri. Kemudian, ia menjabat sebagai Menteri Olahraga, Menteri Dalam Negeri, Presiden Komite Penyelenggara Olimpiade Seoul, dan pada tahun 1985, ketua Partai Keadilan Demokratik yang berkuasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: