Korea Selatan sedang menyusun rencana hidup berdampingan atau hidup normal dengan COVID-19 pada akhir Oktober. Saat ini 80 persen orang dewasa diharapkan telah divaksin penuh di negara tersebut.
Negara itu berada di tengah gelombang infeksi terburuknya, tetapi telah mengendalikan jumlah kasus yang sakit parah melalui tingkat vaksinasi yang terus bertambah.
"Kami akan meninjau langkah-langkah yang akan memungkinkan kami untuk hidup lebih normal, tetapi perubahan seperti itu hanya akan diterapkan ketika kami mencapai tingkat vaksinasi yang tinggi dan situasi (COVID-19) secara keseluruhan stabil," kata pejabat senior Kementerian Kesehatan Korsel Son Young-rae dalam pengarahan pada Rabu (8/9) dikutip dari Reuters.
Strategi tersebut akan diterapkan dengan mengurangi pembatasan secara bertahap, kata pihak berwenang. Masker masih akan dibutuhkan setidaknya pada tahap awal.
Baca juga: Menkumham Janjikan Santunan Rp30 juta Bagi Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang
Pemerintah Korsel berharap dapat mengimplementasikan rencana itu beberapa saat setelah akhir Oktober, ketika 80 persen dari populasi orang dewasa kemungkinan sudah divaksin.
Korsel melaporkan 2.050 kasus baru COVID-19 pada Selasa, dengan 2.014 kasus di antaranya berasal dari penularan lokal.
Negara itu memperpanjang pembatasan jarak sosial secara nasional hingga 3 Oktober sambil meningkatkan kampanye vaksinasi menjelang liburan thanksgiving yang jatuh akhir bulan ini.
Pembatasan yang saat ini berlaku di antaranya jam operasional bagi kafe dan restoran, serta jumlah orang yang diizinkan di pertemuan sosial.
Korsel telah mencatat 265.423 infeksi sejak pandemi dimulai, dengan 2.334 kematian.
Negara itu belum melihat peningkatan signifikan jumlah kematian akibat virus corona, dengan tingkat kematian 0,88 persen, yang sebagian besar disebabkan oleh tingkat vaksinasi yang tinggi di kalangan orang tua dan kelompok rentan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: