Skuad PSMS Medan sedang latihan di Lapangan Kebun Bunga. (foto/istimewa)
Kompetisi liga di tanah air kian menunjukkan kepastian. Hal ini dikarenakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menerbitkan izin pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 2021/2022.
Dari informasi yang dihimpun, Jenderal Listyo menuturkan, izin tersebut berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan PPKM.
"Maka kami sepakat untuk memberikan persetujuan terkait dengan perizinan untuk dilaksanakan penyelenggaraan Liga 1 maupun Liga 2," kata Listyo dalam konferensi pers, seperti yang dikutip Indozone, Senin (23/8/2021).
Kabar ini pun tentunya memberi dampak positif dan reaksi terhadap sejumlah klub dan insan sepakbola di Indonesia. Terutama skuad PSMS Medan yang merupakan club dambaan orang Sumut.
Setelah sempat ragu, atas penantian hampir dua tahun lamanya harus menanggung kerugian finansial yang cukup besar atas ketidakpastian kompetisi. Kini PSMS Medan kian percaya diri.
Hanya saja, Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang melaui Sekum Julius Raja, meminta agar seluruh insan sepakbola baik pemain, pelatih, wasit dan seluruh jajaran lainnya bisa menjaga kepercayaan Polri dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan secara ketat dan tidak boleh lengah sedikitpun.
"Izin liga sudah keluar dan kita apresiasi kerja keras Menpora termasuk PSSI dan PT LIB. Kita sebagai insan sepakbola tetap harus menjaga kepercayaan itu dengan ikut mendukung menjaga protokoler kesehatan merujuk Piala Menpora kemarin," sebut pria yang akrab disapa King itu di Lapangan Kebun Bunga, Kota Medan, Senin, (23/8).
Tentu saja dengan bergulirnya Liga 1, ia katakan, maka turunannya seperti Liga 2 dan Liga 3 juga ikut diputar, dan semua menyambut gembira kabar baik tersebut.
"Namun bagaimana teknisnya, ya bagaimana untuk bisa dilaksanakan baik-baik Karena kembali lagi kepercayaan yang diberikan Polri harus ditaati. Semua pihak harus bisa menahan diri jangan terlalu sering berkerumun dan disiplin Prokes," harapan King.
Di sisi lain, dengan hadirnya kepastian bergulirnya kompetisi membuat PSMS Medan mengambil sikap cepat, yakni memutuskan untuk mengumpulkan seluruh pemainnya. Sehingga Senin (23/8) sore tadi, 8 pemain sudah berkumpul dan tujuh di antaranya telah menjalani latihan terkecuali Yohannis Nabar yang tengah sakit.
Sementara itu tujuh pemain lain yang telah mengikuti program latihan yakni Rachmad Hidayat, Ghozali, Affiful Huda, Wiganda, Abdul Rochim dan Gusti Sandria.
"Hari ini sudah kumpul 8 pemain dan 7 di antaranya telah mengikuti latihan. Sedangkan beberapa pemain di luar Sumatera sebahagian sudah berada di perjalanan dan kemungkinan besok sudah hadir," terang asisten pelatih Ridwan Saragih menjawab media usai menggelar latihan.
Untuk program latihan awal, ia mengaku masih mengembalikan kondisi dan latihan ringan.
"Sesuai instruksi headcoach (Ansyari Lubis) hari ini masih program mengembalikan kondisioning dan endurence. Setelah kumpul semuanya baru menjalani program latihan lain," ujar Ridwan yang mengaku mengisi posisi Ansyari Lubis karena berhalangan hadir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: