Ustaz Yahya Waloni terkapar di ranjang dengan memakai selang oksigen. (Instagram @dennysiregar)
Ustaz Yahya Waloni yang terkenal kontroversial ceramah-ceramahnya dikabarkan positif terjangkit COVID-19.
Kabar tersebut disampaikan oleh pegiat media sosial Denny Siregar, dengan mengunggah fotonya terkapar di ranjang rumah sakit dengan memakai selang oksigen.
"Belum jadi Presiden sudah tumbang diserang tentara Allah," kata Denny Siregar melalui akun Instagram, Senin (9/8/2021).
Pada foto itu, Yahya Waloni terlihat terbaring tak berdaya. Matanya terpejam dan selang oksigen dicolokkan ke lubang hidungnya.
Apa yang dialami Yahya ini kontradiktif dengan ucapannya beberapa waktu lalu.
Saat itu, ia mengatakan bahwa dia tak akan pernah mau memakai masker dan tak mau disuntik vaksin COVID-19.
Tak cuma itu, ia juga yakin tak akan terpapar COVID-19 serta menyarankan Presiden Jokowi agar menyerukan ke masyarakat untuk tidak memakai masker.
“Kalau saya boleh saran ke Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf, Pak Jokowi, Pak Ma'ruf, bagaimana kalau kita sepakat bangsa ini berhentilah ribut-ribut, lepaslah masker-masker semua, enggak usah percaya tuh Covad-Covid, percaya sama Allah SWT,” kata dia seperti disimak INDOZONE dalam tayangan di kanal YouTube Hadist TV, Sabtu (27/2/2021).
Yahya kemudian bertanya kepada jamaah yang hadir, apakah mau melepas masker atau tidak. Menurutnya, jamaah memakai masker bukan karena takut COVID-19 namun karena takut dianggap melanggar protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.
“Coba saya tanya ke jamaah, mau enggak lepas masker? Antum kan pakai masker ini saya tahu bukan takut penyakit, bukan. Kalau takut penyakit enggak mungkin datang ke sini. Antum pakai masker ini karena antum takut didelik, ditangkap, diproses, kena pasal Covad-Covid,” katanya.
Yahya juga berkata bahwa kunci sehat adalah karena rajin berolahraga. Salah satu rutinitas olahraga yang dilakukannya adalah push up sebelum mandi.
“Sampai mati saya enggak akan mau divaksin. Sebelum mandi saya push up, bagaimana enggak sehat. Coba Pak Jokowi mau umumkan, (bilang) ekonomi kita mau tumbuh, jangan percaya WHO, jangan percaya,” katanya lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: