Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (INDOZONE)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan bahwa pelayanan pemakaman yang menggunakan protokol Covid-19 mencapai rekor tertingginya, yakni sebanyak 392 jenazah dikuburkan dalam sehari.
Terkait hal tersebut, Anies menilai kalau lonjakan penambahan prosesi pemakaman dengan protokol Covid-19 yang mencapai hampir 400 itu adalah sebuah tanda bahaya.
"Ini jenazah tambah liang kubur itu berbeda dengan menambah rumah. Menambah rumah itu adalah sebuah prestasi," ucap Anies di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Minggu (4/7/2021).
"Tapi menambah liang kubur, menambah jumlah orang yang dimakamkan ini adalah sebuah tanda bahaya bagi semuanya, bahwa jumlah kematian di Jakarta sudah meningkat amat tinggi," ungkapnya.
Oleh sebab itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berharap kasus kematian, maupun pemakaman dengan protokol Covid-19 di Jakarta bertambah banyak setiap harinya.
"Kita tidak ingin menguburkan lebih banyak lagi saudara-saudara kita," kata orang nomor satu di Jakarta tersebut.
BACA JUGA: Update Corona RI 4 Juli: Positif Tambah 27.233 Kasus, Meninggal 555
Dengan adanya kebijakan pengetatan melalui PPKM Darurat, Anies berharap seluruh masyarakat dapat di rumah saja, dan sebisa mungkin mengurangi mobilitas yang bisa memicu penularan virus corona.
"Kita ingin yang di rumah sakit bisa pulang ke rumah, yang sekarang tidak terpapar jgn sampai terpapar," tandas Anies.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: