Guna meningkatkan ketersediaan beras di masyarakat dan memperkenalkan produksi daerah setempat, Perum Bulog Sumatera Utara (Sumut) siap meluncurkan lagi produk beras premium produksi lokal dalam kemasan plastik kedap udara 5 kilogram.
Hal tersebut disampaikan oleh Pemimpin Wilayah (Pinwil) Perum Bulog Sumut, Arif Mandu di Medan, Sabtu (22/5/2021).
"Produk beras premium produksi lokal itu sedang dalam proses perizinan merek untuk dipasarkan. Semoga bisa diedarkan segera," ujar Arif dikutip dari Antara.
"Kalau sudah bisa diluncurkan, maka beras merek Horas dan Bunda itu melengkapi beras merek Andaliman dan Danau Toba yang sudah diluncurkan Bulog Sumut di awal Oktober 2020," sambungnya.
Masih dikatakan Arif, saat ini, beras merek Danau Toba yang dijual Ro12.500/kg dan Andaliman Rp13.000/kg cukup diminati pasar.
Penjualan beras hasil panen petani di Sumut itu diharapkan semakin bisa mengenalkan beras asal Sumut yang merupakan salah satu daerah produsen beras di Indonesia.
"Jadi selain bisa memenuhi kebutuhan beras masyarakat, beras produk lokal itu mempromosikan hasil daerah Sumut," lanjutnya.
Nantinya, beras merek Horas dan Bunda itu akan dipasarkan secara masif melalui jaringan agen pangan Bulog, mulai Rumah Pangan Kita dan toko binaan Bulog lainnya serta supermarket agar semakin dikenal.
Pihak Bulog juga terus meningkatkan pembelian beras ke petani agar penjualan beras lokal semakin berkesinambungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: