Angka kasus harian Covid-19 di India terus menurun. Kendati demikian, angkanya masih cukup besar karena berada di atas 250 ribu per harinya.
Sementara angka kematian terus naik. Hari ini, Rabu (19/5/2021), lebih dari 4.500 orang dilaporkan meninggal akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir di India.
Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Soumya Swaminathan mengatakan dirinya merasa lega karena angka kasus harian tidak terus meningkat. Menurutnya, ini dikarenakan negara bagian tertentu seperti Maharashtra telah berpaya untuk mengurangi kasus dengan berbagai aksi.
Namun, dirinya tidak memungkiri akan sangat berhati-hati terhadap Covid-19 di India. Sebab, India adalah negara yang sangat besar dan masih banyak negara bagian yang belum mengalami puncaknya, sehingga ada kemungkinan terus naik.
Tingginya angka Covid-19 di India juga diperkirakan masih akan naik dengan waktu yang cukup lama. Ia mengatakan hal ini juga terjadi di Amerika Serikat dan Brasil.
"Jadi sangat mungkin di negara-negara besar, bahwa Anda bisa mencapai angka yang tinggi karena beberapa negara bagian benar-benar turun sementara negara bagian lain masih naik, ucapnya dikutip dari Thehindu.
BACA JUGA: India Laporkan 4.529 Orang Meninggal karena Covid-19 dalam Sehari, Rekor Tertinggi
Hal lainnya yang membuat dia khawatir adalah pengujian yang masih tidak memadai di banyak negara bagian. Ia pun menyebut kasus Covid-19 sebenarnya lebih parah dari yang dilaporkan.
"Ketika Anda melihat tingkat positif tes yang tinggi dengan jelas, kami tidak cukup menguji. Jad, angka absolut sebenarnya tidak berarti apa-apa jika diambil sendiri, mereka harus diambil dalam konteks seberapa banyak pengujian dilakukan, dan menguji tingkat kepositifan. Tingkat keositifan nasional, sekitar 20 persen, sangat tinggi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: