Reruntuhan di Gaza karena serangan Israel (REUTERS/Suhaib Salem)
Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres menanggapi ketegangan antara Israel dan Palestina yang memanas beberapa hari terakhir.
Apalagi, Israel terus melancarkan serangan di tengah Idul Fitri. Menurut Guterres, konflik tersebut hanya menyuburkan radikalisme dan ekstrimisme.
"Untuk menghormati semangat Idulfitri, saya mengimbau agar segera meredakan dan menghentikan permusuhan di Gaza dan Israel," kata Guterres, Jumat (14/5/2021).
Guterres menambahkan bahwa konflik antara Israel dan Palestina sudah memakan banyak korban. Dia prihatin akan banyaknya warga sipil tak bersalah yang malah menjadi korban.
"Terlalu banyak warga sipil tak berdosa telah tewas. Konflik ini hanya dapat meningkatkan radikalisasi dan ekstremisme di seluruh wilayah," lanjutnya.
Out of respect for the spirit of Eid, I appeal for an immediate de-escalation and cessation of hostilities in Gaza and Israel. Too many innocent civilians have already died. This conflict can only increase radicalization and extremism in the whole region.
— António Guterres (@antonioguterres) May 13, 2021
Terkini, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 103 warga Palestina tewas karena serangan yang dilakukan oleh Israel beberapa hari terakhir, termasuk 27 anak-anak dan 11 wanita. Sementara itu, sekitar 580 warga Palestina terluka akibat serangan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: