Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 09 FEBRUARI 2021 • 10:01 WIB

Ulama Iran Mengatakan Orang yang Divaksinasi Akan Menjadi Homoseksual

Ulama Iran Mengatakan Orang yang Divaksinasi Akan Menjadi HomoseksualIlustrasi orang yang divaksinasi (REUTERS/Peter Cziborra)

Seorang ulama populer di Iran telah dikecam karena mengklaim orang-orang yang divaksinasi virus corona akan berubah menjadi gay.

Ayatollah Abbas Tabrizian turun ke Telegram, aplikasi media sosial di mana dia memiliki hampir 210.000 pengikut, untuk mempublikasikan kata-kata kasar homofobik selama akhir pekan.

“Jangan mendekati mereka yang pernah mendapat vaksin COVID-19,” katanya dikutip dari Daily Star.

"Mereka telah menjadi homoseksual."

Komentar Tabrizian tentang vaksin itu mendapat kritik keras dari warga Iran lainnya.

"Seperti ulama lain di rezim, Tabrizian juga menghubungkan semua kekurangan dengan seksualitas," kata pembangkang Sheina Vojoudi kepada The Jerusalem Post.

"Para ulama di Iran menderita karena kurangnya pengetahuan dan kemanusiaan," lanjutnya.

“Sebenarnya, tujuannya menyebarkan omong kosong adalah mencoba menakut-nakuti orang agar tidak divaksinasi, sementara pemimpin rezim dan pejabat lainnya mendapat Pfizer, dan mereka tidak memberikannya kepada masyarakat dengan alasan tidak percaya pada Barat."

"Ayatollah Tabrizian menggabungkan ketidaktahuan ilmiah dengan seruan kasar pada homofobia," kata aktivis hak asasi manusia Inggris Peter Tatchell.

"Dia mengutuk program vaksinasi dan orang LGBT tanpa sedikit bukti," lanjutnya.

"Dengan berusaha menakut-nakuti masyarakat agar tidak divaksinasi terhadap Covid-19, dia memicu pandemi dan membahayakan nyawa."

"Khas dari banyak pemimpin agama dan politik Iran, klaimnya yang aneh dan tidak rasional mengkambinghitamkan LGBT dan menempatkan prasangka teologis di atas pengetahuan ilmiah."

Ribuan orang gay diperkirakan telah dieksekusi di Iran sejak revolusi 1979, termasuk baru-baru ini pada 2019.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javid Zarif telah menepis kemarahan internasional atas kebijakan anti-gaynya.

"Masyarakat kita memiliki prinsip moral, dan menurut prinsip-prinsip ini kita hidup," katanya.

Intoleransi Iran terhadap individu gay tidak meluas ke seluruh komunitas LGBT, karena negara Timur Tengah secara hukum mengakui hak-hak orang transgender.

Ayatollah Abbas Tabrizian ulama Iran (Istimewa)

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ulama Iran Mengatakan Orang yang Divaksinasi Akan Menjadi Homoseksual

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!