Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono. (Divisi Humas Polri)
Mabes Polri menyebut hingga saat ini kelompok teroris Jemaah Islamiyah (JI) masih ada bahkan memiliki kekuatan militer. Sejak awal menebar aksi teroris, jaringan ini disebut Polri sudah membuat ribuan orang menjadi korban di Tanah Air.
"Dari temuan kami di Lampung dapat dilihat bahwa JI sampai saat ini masih tetap hidup dan memiliki kekuatan secara militer," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (30/11/2020).
Awi mengatakan dari hasil investasi tim Densus 88 AT menyebutkan jika jaringan ini masih terus berkembang. Padahal organisasi ini sendiri sudah dinyatakan terlarang sejak tahun 2008 yang lalu.
BACA JUGA: Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Buru Pelaku Pembantaian di Sigi
"Dalam putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Tahun 2008 putusan hakim telah menetapkan bahwa Al Jamaah Al Islamiyah adalah koorporasi organisasi terlarang," beber Awi
Lebih jauh Awi mengatakan selama kelompok ini beraksi, sudah banyak aksi teroris yang mereka lakukan di tanah air. Bahkan jika dihitung ada 2.000 masyarakat yang menjadi korban dari aksi teroris kelompok ini.
"Rangkaian beberapa tindakan terorisme lainnya di Indonesia yang telah mengakibatkan sekitar 2.000-an orang yang menjadi korban baik korban meninggal dunia, korban cacat sampai dengan korban luka-luka," pungkas Awi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: