Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 26 SEPTEMBER 2020 • 11:51 WIB

Detik-detik Bocah di Padang Tewas Kesetrum Kabel Listrik saat Berebut Ambil Layangan

Detik-detik Bocah di Padang Tewas Kesetrum Kabel Listrik saat Berebut Ambil LayanganBocah tewas kesetrum kabel listrik saat mengambil layangan di Padang. (Ist)

Seorang bocah berusia 12 tahun bernasib nahas. Bocah yang masih kelas 6 SD itu tewas tersetrum arus listrik saat hendak mengambil layangan putus yang tersangkut di kabel.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, bocah itu diketahui bernama Fahri, siswa SD Negeri 20 Air Camar. Dia tersengat listrik berkekuatan tinggi saat hendak mengambil layangan putus di KampungDurian, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatra Barat, hari Kamis (24/9/2020).

Fahri mengejar layangan putus itu dengan penuh semangat. Sesampainya di salah satu rumah warga, layangan itu tersangkut. Dia lantas memanjat atap rumah warga.

Namun nahas, saat tangannya mencoba menggapai layangan, tubuhnya tersentuh kabel listrik dan dia tak dapat melepaskan diri hingga tewas.

Fahri diketahui merupakan warga Air Camar, Kelurahan Tanjung Aur, Kecamatan Lubukbegalung. Kejadian ini dibenarkan oleh Kapolsek Padang Timur AKP Afrides Roema.

"Korban hendak mengambil layangan. Namun tak sengaja menyentuh kabel. Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Tentara (RST) dr Reksodiwiryo," kata Afrides.

Dalam videonya yang viral, ternyata bocah itu tidak sendiri saat mengambil layangan. Ada sejumlah bocah lainnya yang juga ingin mengambil layangan itu. Mereka berebut dengan memanjat sebuah pohon.

Namun, berselang beberapa menit, bocah malang itu tiba-tiba jatuh dalam kondisi tewas terpanggang. Teman-temanya yang berada di bawah pun kaget.

"Ya Allah!" terdengar teriakan dari salah seorang di antara mereka.

Bahaya Kabel Listrik

Kabel listrik sendiri sudah sejak lama dikenal berbahaya dan memakan korban. Beberapa waktu lalu, di Serdangbedagai, Sumatera Utara, Kamis (25/6/2020) sekitar pukul 15.00 WIB, Royhan (9), bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) meninggal dunia akibat tersengat arus listrik dari kabel telanjang PLN yang menjuntai dan hampir menyentuh tanah.

Royhan meninggal di lokasi kejadian yakni di Dusun II, Desa Pematang Ganjang, Sei Rampah, Serdangbedagai, Sumatera Utara.

Menurut informasi yang dihimpun, seorang saksi bernama Masitah (29) mengatakan ia sempat melarang anak-anak termasuk Royhan agar tidak bermain di lokasi yang banyak kabel PLN.

Royhan pun pulang ke rumahnya dan kembali lagi untuk mencari teman- temannya. Namun, naas saat mencari temannya Royhan menyentuh kabel PLN tersebut hingga tersengat arus listrik berkekuatan besar.

Masitah mengatakan ia mengetahui korban tersetrum dari anaknya, Habib (9) yang melihat korban. Kemudian, Masitah memanggil keluarga korban yakni kakeknya, Yamin (65) hingga korban dievakuasi ke RS Melati Desa Pon.

Korban mengalami luka bakar cukup parah di bagian telapak tangan dan lehernya.

Dokter di rumah sakit tersebut mengatakan korban tidak dapat tertolong lagi karena sudah meninggal sebelum mendapat pertolongan medis.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
BERITA TERBARU

Detik-detik Bocah di Padang Tewas Kesetrum Kabel Listrik saat Berebut Ambil Layangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!