Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 15 MEI 2020 • 16:02 WIB

Atasi Kepadatan Penumpang KRL, Pemerintah Bakal Sediakan Bus Gratis

Atasi Kepadatan Penumpang KRL, Pemerintah Bakal Sediakan Bus GratisIlustrasi bus gratis (ANTARA)

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meminta para pengguna KRL Jabodetabek untuk tetap disiplin mematuhi ketentuan jaga jarak (physical distancing) dan tidak memaksakan diri untuk naik KRL jika memang kapasitas penumpang sesuai dengan ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah penuh. 

"Beberapa waktu belakangan ini, beberapa kali terjadi masyarakat memaksakan diri untuk menumpang KRL meski kapasitas sudah melebihi batas ketentuan sesuai PSBB. Kondisi tersebut cenderung terjadi pada Senin pagi dan Jumat sore, di mana jumlah penumpang terlihat menumpuk hanya pada jam-jam tertentu khususnya menjelang buka puasa," kata Kepala BPTJ, Polana B. Pramesti di Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Polana menjelaskan, pada masa PSBB  pelayanan KRL memang dibatasi baik menyangkut jadwal maupun jumlah penumpang dengan hanya melayani maksimal 35% dari kapasitas. 

Adapun pembatasan dilakukan sesuai dengan ketentuan aturan PSBB dan kebijakan ini sejalan dengan aktivitas kerja masyarakat yang juga dibatasi dengan meminta masyarakat untuk tetap dapat tinggal di rumah atau bekerja dari rumah.

"Namun demikian memang ada sebagian aktivitas yang dikecualikan dalam PSBB. Sehingga KRL tetap beroperasi dengan pembatasan yang dimaksudkan untuk dapat melayani masyarakat yang masih beraktifitas pada kegiatan yang dikecualikan tersebut, tentunya dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan,” ungkapnya.

Kerena itu, Polana pun meminta masyarakat untuk dapat mengatur diri dengan menyesuaikan jadwal dan ketentuan yang berlaku terhadap pengoperasian KRL jika tetap memanfaatkan moda transportasi ini dengan pembatasan yang diberlakukan. 

Bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak atau beraktivitas terkait dengan kegiatan yang diperbolehkan sesuai PSBB, ia menghimbau agar tetap tinggal di rumah.

"Hal ini tidak terlepas dari semangat diimplementasikannya kebijakan PSBB, yakni membatasi mobilitas masyarakat di luar rumah yang dikhawatirkan berpotensi mempercepat penyebaran Corona Virus Disease-2019 (covid-19)," tambahnya.

Dia menuturkan, menyikapi kondisi yang beberapa kali terjadi seperti tersebut di atas, pemerintah akan menyediakan angkutan bus alternatif bagi penumpang KRL. Bus tersebut akan dioperasionalkan jika terjadi kondisi memaksa, di mana terjadi kepadatan jumlah penumpang KRL  pada waktu tertentu.

Ilustrasi kondisi KRL penuh (Istimewa)

"Para pengguna KRL dapat memanfaatkan alternatif angkutan dari dan ke Jakarta ini tanpa dipungut biaya," terangnya.

"Dalam memberikan layanan, bus juga diatur mengikuti protokol Covid-19 antara lain kapasitas hanya 25 orang atau 50% dari kapasitas setiap bus. Sehingga tempat duduk pengguna tetap berjarak satu sama lain, dan seluruhnya wajib menggunakan masker," tandasnya.

Layanan akan disediakan pada Jumat 15 Mei 2020 dan Senin 18 Mei 2020. Adapun untuk titik dan jadwal keberangkatan bus tersebut adalah sebagai berikut: 

1. Jumat 15 Mei 2020 (jam keberangkatan  16:00 - 16:30 WIB) 

a. Rute Jakarta - Bogor

  1. Stasiun Dukuh Atas Sudirman -Terminal Baranangsiang Bogor ( 2 unit bus).
  2. Stasiun Manggarai - Terminal Baranangsiang Bogor( 2 unit bus).
  3. Stasiun Tebet - Terminal Baranangsiang Bogor ( 2 unit bus) .

b. Rute Jakarta – Bekasi

  1. Stasiun Dukuh Atas Sudirman – Terminal Bekasi (2 unit bus)
  2. Stasiun Manggarai – Terminal Bekasi (2 unit bus)

2. Senin 18 Mei 2020 (jam keberangkatan 05.00 WIB – 06.00 WIB)

Rute hanya Bogor -Jakarta dengan titik keberangkatan dari Stasiun Bogor menuju Stasiun Dukuh Atas Sudirman Jakarta dengan jumlah armada lima unit bus.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Atasi Kepadatan Penumpang KRL, Pemerintah Bakal Sediakan Bus Gratis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!