Ilustrasi virus corona (ELECTRO DEAL PRO)
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, mengungkapkan saat ini roda perekonomian di Tiongkok sudah mulai berangsur membaik dan menggeliat setelah virus corona mulai reda.
"Di sini ekonomi mulai menggeliat lagi dan ragam produksi sudah intruksikan untuk memulai produksi," kata Djauhari melaporkan dari Beijing untuk sebuah acara talk show di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).
Djauhari menjelaskan, instruksi untuk memulai produksi dalam menggerakkan ekonomi di Tiongkok sudah berjalan sejak Akhir Februari lalu. Bahkan kini angka pergerakan roda ekonomi sudah mencapai sekitar 78 persen.
"Menurut saya, banyak yang beralih untuk memproduksi alat-alat kesehatan, karena permintaan Tiongkok," ungkapnya.
Menurutnya, sejauh ini angka kasus Covid-19 di Tiongkok sudah bisa dikendalikan dan berangsur mereda. Angka kasusnya sudah turun drastis.
Kendati demikian, pihaknya tetap mengimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk tetap waspada dan disiplin meskipun kasus virus corona (Covid-19) di Tiongkok sudah mulai mereda.
"Bukan berarti kita lalu tidak waspada semua kita tetap waspada, tentang disiplin menjalankan apa yang telah dianjurkan selama ini," imbaunya.
Dia menyebutkan, saat ini ada seribuan lebih WNI yang ada dan tinggal di berbagai tempat di Tiongkok. Dari jumlah ini sebagian besar ada pelajar dan mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di sana.
"Seluruh WNI yang masih ada di Tiongkok sekitar 1.700-an, kebanyakan pelajar. Sudah saya imbau supaya tetap disiplin walaupun perkembangan positif," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: