Tumpukan sampah bercampur dengan air di Jalan Raden Fatah, Ciledug (INDOZONE/Wilfridus Kolo)
Akibat derasnya hujan yang mengguyur kawasan Jakarta dan sekitarnya sejak Selasa (25/2/2020) dini hari, menyababkan banjir di sejumlah titik. Kawasan yang menjadi langganan banjir pun langsung terendam.
Seperti di jalan Raden Fatah, Ciledug, Tangerangm Banten, yang pada Selasa panggi tergenang air. Tidak hanya itu, kondisi diperparah dengan luapan tumpukan sampah yang ada di pinggir jalan, dekat kali di Pertigaan Parung Serab.
Keadaan ini mengakibatkan aliran air ke sungai dan drainase tersumbat. Sehingga menyebabkan Ciledug banjir setinggi lutut orang dewasa.
Berdasarakan pantauan Indozone, hingga siang ini, petugas kebersihan belum juga mengangkut sampah di tepi jakan dan kali.
"Biasanya kalau pagi sudah ada petugas yang datang dari Pasar Lembang. Tapi mungkin pagi ini karena banjir, nggak ada yang datang sehingga sampah menumpuk sampai segitu. Pagi tadi baru masyarakat yang mengumpulkannya di samping jalan," kata Faris, warga Ciledug.
Ia menuturkan, ini adalah kali kedua banjir tahun ini. Genangan akibat banjir yang meluap dari kali dan drainase memenuhi badan jalan, sehingga kemacetan masih berlangsung hingga siang hari.
Faris dan warga Ciledug lainnya berharap agar petugas kebersihan segera mengambil sampah sehingga tidak mangganggu aliran air di kali yang masih penuh.
"Petugas harus cepat bersiin dan ngangkut sampah supaya air lancar. Sampahnya juga bau sehingga sangat mengganggu warga dan pengguna jalan yang lewat," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: