Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 06 FEBRUARI 2020 • 14:04 WIB

Hendak Menikah, Pasangan Pengantin Ditipu WO Abal-abal

Hendak Menikah, Pasangan Pengantin Ditipu WO Abal-abalKiri: Kondisi resepsi pernikahan yang sepi akibat ulah WO abal-abal. Kanan: WO abal-abal yang melakukan penipuan. (Twitter/@elsyanaPS)

Untuk mewujudkan pernikahan impian, kebanyakan pengantin akan menggunakan jasa WO (Wedding Organizer), guna menyiapkan segala keperluan resepsi pernikahan.

Namun, sudah seharusnya jika kita memilih WO yang memiliki rating baik, dan berpengalaman di bidangnya, agar tak terjadi hal menyedihkan seperti yang dialami oleh wanita ini.

Seorang pengguna akun Twitter bernama elsyanaPS, menceritakan kisah pilu pernikahan temannya.

ElsyanaPS mengungkapkan, saat itu ia mendapat undangan dari temannya untuk hadir di acara resepsi pernikahan.

Namun, saat tiba di lokasi pernikahan, ElsyanaPS bingung karena tak ada kemeriahan di lokasi.

Di lokasi resepsi tersebut, ia tak melihat adanya petugas katering yang berlalu lalang membawa makanan. Padahal, acara resepsi akan dimulai sebentar lagi.

Namun, ia beranggapan makanan masih disiapkan di dapur, sehingga belum tersaji di meja.

Kondisi resepsi pernikahan yang sepi akibat ulah WO abal-abal (Twitter/@elsyanaPS)

Sebagai seorang teman, ElsyanaPS tetap menunggu hingga acara akan dimulai. Anehnya, ketika jam sudah menunjukkan bahwa acara kirab pengantin akan dimulai, ElsyanaPS masih merasa aneh karena tak banyak aktivitas yang dilakukan di tempat itu.

Hingga pada akhirnya, MC acara pernikahan mengumumkan bahwa penanggung jawab katering pernikahan tidak datang.

ElsyanaPS yang merasa terkejut pun langsung menanyakan soal tersebut ke temannya. Dalam percakapan ElsyanaPS dengan temannya, yang dibagikannya di Twitter terlihat, WO acara tersebut tidak melakukan koordinasi dengan vendor katering.

Itulah kenapa pihak katering tidak mengetahui ada acara resepsi di tempat tersebut. Padahal, katering sudah termasuk dalam daftar WO.

Isi percakapan ElsyanaPS dan temannya, korban WO abal-abal (Twitter@elsyanaPS)

ElsyanaPS lalu bertanya, apakah kejadian tersebut disebabkan oleh tidak adanya koordinasi atau technical meeting sebelum hari H. Namun, teman ElsyanaPS menuturkan bahwa koordinasi sudah berlangsung di H-7 resepsi.

Teman ElsyanaPS bahkan merasa sangat malu, karena harus bersalaman dengan tamu tanpa adanya sajian makanan.

Padahal, ia sudah memesan makanan dalam jumlah banyak karena takut kurang. Tapi, saat hari H, tidak ada satu pun makanan yang datang.

Isi percakapan ElsyanaPS dan temannya, korban WO abal-abal (Twitter@elsyanaPS)

Kekecewaan teman ElsyanaPS, karena tidak adanya makanan di acara pernikahannya membuat dirinya dan keluarga sedih.

Tak terima dengan sikap pemilik WO yang tak bertanggung jawab terhadap pekerjaannya, teman ElsyanaPS beserta keluarganya langsung datang ke rumah pemilik WO usai acara digelar.

Mereka bahkan membawa polisi untuk mengamankan pemilik WO tersebut.

Isi percakapan ElsyanaPS dan temannya, korban WO abal-abal (Twitter@elsyanaPS)

Teman ElsyanaPS menjelaskan, bahwa WO tersebut didapatkannya dari media sosial Instagram. Keputusan teman ElsyanaPS untuk memilih WO itu karena banyaknya testimoni bagus dari orang-orang.

Usai didatangi oleh teman ElsyanaPS ke rumahnya, pemilik WO berinisial AS itu diketahui sudah diamankan jajaran Polres Metro Depok di bilangan Pancoran Mas, pada Senin (3/2/2020) pagi.

Pemilik WO abal-abal berinisial AS yang berhasil diamankan oleh polisi (Istimewa)

Setelah diamankan, dan cerita ElsyanaPS viral di media sosial, banyak orang-orang yang jadi korban AS berdatangan dan membuat laporan ke Mapolres Metro Depok, Jawa Barat.

Hingga Selasa (4/2/2020), sudah 28 orang yang datang untuk melaporkan tindak kecurangan AS dengan total kerugian mencapai Rp2,5 miliar.

"Minggu, 2 Februari 2020 kami menerima laporan dari masyarakat yang merasa tertipu oleh salah satu wedding organizer karena ketika acara, makanannya tidak hadir," jelas Kepala Subbagian Humas Polres Metro Depok, AKP Firdaus kepada wartawan, Selasa (4/2/2020) sore.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by MEMANTAU KOTA DEPOK 24 JAM (@depok24jam) on

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, AS mengaku bahwa dugaan penipuan dan penggelapan dana itu terkait dengan kesalahan manajemen.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
BERITA TERBARU

Hendak Menikah, Pasangan Pengantin Ditipu WO Abal-abal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!