Irjen Pol Nana Sudjana. (Antara - Dhimas BP)
Irjen Polisi Nana Sudjana ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis sebagai Kapolda Metro Jaya, menggantikan Irjen Polisi Gatot Eddy Widodo yang dipromosikan sebagai Wakil Kepala Polri. Penunjukkan ini sesuai Telegram Nomor ST/3331/XIII/KEP./2019.
"Mutasi ini adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri. Benar, TR (telegram) sudah keluar," jelas Karo Penmas, Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Argo Yuwono, Jumat (20/12).
Lahir di Cirebon, Jawa Barat pada 26 Maret 1965, Nana Sudjana merupakan rekan satu angkatan Idham Azis dan Gatot Eddy lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1988. Sebelum di dapuk sebagai Kapolda Metro Jaya, ia menjabat sebagai Kapolda NTB.
Rekam jejak karirnya beragam, namun latar belakangnya adalah perwira Intelijen. Sederet jabatan di bidang Intelijen pernah didudukinya, seperti Analis Utama Tk.III Baintelkam Polri, Dirintelkam Polda Jawa Tengah (2011), Analis Utama Tk.1 Baintelkam Polri (2012), Analis Kebijakan Madya Bidang Ekonomi Baintelkam Polri (2013), Dirintelkam Polda Jatim (2014), hingga Dirpolitik Baintelkam Polri (2016).
Di luar Intelijen, Sudjana pernah menduduki sejumlah jabatan bergengsi, di antaranya Kapoltabes Surakarta (2010), saat Wali Kota Surakarta dijabat oleh Joko Widodo (Presiden Indonesia). Posisi Sudjana Surakarta digantikan oleh Listyo Sigit Prabowo yang belakangan menjadi Ajudan Presiden Jokowi dan kini dipercaya sebagai Kepala Bareskrim Polri.
Jabatan lain yang pernah diduduki oleh Sudjana antara lain, Wakapolda Jambi (2015), Wakapolda Jawa Barat (2016), hingga akhirnya ditunjuk sebagai Kapolda NTB sebalum ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: