Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 05 SEPTEMBER 2019 • 12:14 WIB

Nawawi Pomolango, Capim KPK yang Berpeluang Cetak Sejarah

Nawawi Pomolango, Capim KPK yang Berpeluang Cetak SejarahCalon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) dari kalangan hakim, Nawawi Pomolango. (Antara/Desca Lidya Natalia)

Nawawi Pomalango masuk dalam daftar 10 nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) yang lolos seleksi akhir. Artinya, Nawawi selangkah lagi akan mencetak sejarah.

Nawawi berpeluang menjadi hakim karier pertama yang menjabat komisioner KPK. Sebelumnya memang ada beberapa nama hakim yang menjabat komisioner KPK, tetapi semuanya merupakan hakim ad hoc, bukan hakim karier seperti Nawawi.

Saat ini, putra asli Kabupaten Bolaang Mongondow Utara itu menjadi satu-satunya Capim KPK yang berasal dari kalangan hakim. 

Nawawi mengawali kariernya sebagai hakim pada 1992 di Pengadilan Negeri (PN) Soasio Tidore. Dia kemudian pindah ke PN Tondano, Sulawesi Utara, empat tahun kemudian.

Dia lantas dimutasi ke PN Balikpapan setelah lima tahun bertugas di PN Tondano. Pada 2005, Nawawi kembali dimutasi. Kali ini di PN Makassar.

Kariernya mulai menanjak pada tahun 2016. Saat itu, dia didapuk sebagai Ketua PN Jakarta Timur. Tak hanya itu, Nawawi juga diperbantukan sebagai hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by INDOZONE - #KAMUHARUSTAU (@indozone.id) on

Di era inilah Nawawi membuat publik semakin mengenal namanya. Dia menangani beberapa kasus besar.  Sebut saja saat mantan hakim PN Jakarta Pusat ini menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada eks hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar. 

Dia juga pernah menjatuhkan vonis empat setengah tahun penjara kepada mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman.

Berkat dedikasinya, Nawawi kemudian mendapat promosi menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Denpasar pada 2017. Saat ini dia menduduki jabatan sebagai Hakim Utama Muda.

Ingin Berada di Garda Terdepan

Nawawi mengatakan niatanya maju sebagai Capim KPK karena ingin memberantas korupsi di garda terdepan. Selama bertugas sebagai hakim di Pengadilan Tipikor, Nawawi mengaku hanya berstatus menunggu.

Capim KPK Nawawi Pomolango. (pt-denpasar.go.id)

Ada rasa greget selama di menjadi hakim di Pengadilan Tipikor. 

"Hakim merupakan penjaga gawang yang tinggal menunggu bola datang, padahal seharusnya lebih banyak bola yang datang," katanya dalam seleksi wawancara dan uji publik Capim KPK, beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, siap melepas status sebagai hakim jika terpilih meski saat ini sudah dalam posisi "nyaman". Nawawi ingin berada di garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Nawawi Pomolango, Capim KPK yang Berpeluang Cetak Sejarah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!