Facebook/Abee Zam-zami Djalaludin
Pada tahun 2014 lalu, seorang pria yang berprofesi sebagai desain grafis dari Toaya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, mengunggah foto lukisan digital karyanya. Foto itu memperlihatkan Kota Palu yang diterjang tsnami.
Pria itu memiliki akun Facebook Abee Zam-Zami Djalaludin. Dia tepatnya mengunggah foto tersebut pada 3 Juni 2014. Di lukisan tersebut tampak 3 bocah laki-laki dan kuda putih berlarian menghindari tsunami tinggi.
Tampak juga jembatan kuning yang sekarang telah ambruk. Tahun 2014 lalu, tak banyak yang menanggapi fotonya ini. Tapi, sekarang foto itu menjadi viral karena dianggap telah memprediksi terjadinya bencana alam di Palu dan Donggala.
Abee mengaku membuat karya bencana tsunami ini setelah bermimpi mengenai bencana alam. Mimpi itu kemudian diterjemahkan ke dalam karya ilustrasi digital.
Siapa yang sangka, 4 tahun setelah Abee mengunggah foto tersebut, tsunami benar-benar menerjang Sulawesi Tengah. Mimpinya dulu menjadi kenyataan. Untungnya, Abee dan keluarga yang tinggal di Donggala selamat dari bencana tersebut.
Dia mengucapkan terima kasih atas apresiasi terhadap ilustrasi yang dibuatnya bertahun-tahun lalu, dan meminta agar korban bencana alam di Sulawesi Tengah didoakan dan diberikan bantuan.
"Buat teman2 yg sudah bagikan karya saya yg 4 tahun lalu terima kasih… Alhamdulillah saya dan keluarga besar istri n anak selamat dari bencana, semoga kita semua tetap diberikan ketabahan dan tawakal menghadapi cobaan yg diberikan-Nya," tulis Abee di kolom komentar, Minggu (7/10/2018).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: