Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 19:06 WIB

Pramono Anung: Pemerintah dan Masyarakat Harus Kerja Sama untuk Tangani Banjir Jakarta!

Pramono Anung: Pemerintah dan Masyarakat Harus Kerja Sama untuk Tangani Banjir Jakarta!Banjir di RW 04 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (23/1/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai bahwa dibutuhkan kerja sama antara Pemerintah dan masyarakat untuk menangani banjir mulai dari dari jangka pendek, maupun menengah dan panjang.

"Tanpa upaya bersama, banjir berpotensi terulang. Pemerintah dan masyarakat harus bergotong royong menjaga lingkungan," kata Pramono, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Sabtu (24/1/2026).

Pramono menyampaikan bahwa penyumbatan sampah di sungai telah mengalami penurunan signifikan dan kali ini banjir yang terjadi lebih disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang mencapai rata-rata 200 milimeter per hari, bahkan hingga 260 milimeter di beberapa titik.

Ia mengungkapkan bahwa Pemprov DKI sudah memetakan penanganan banjir mulai dari jangka menengah, pendek dan jangka panjang.

Baca juga: Update Genangan Jakarta 24 Januari: 90 RT Masih Terendam!

Menurut dia, normalisasi tiga sungai utama, yakni Sungai Ciliwung, Sungai Krukut dan Sungai Cakung Lama menjadi upaya penanganan banjir jangka menengah dan panjang.

Sementara penanganan jangka pendek dilakukan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pembersihan saluran air, serta imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

"Karena curah hujan yang ekstrem ini, kebijakan 'work from home' (kerja dari rumah) dan 'school from home' (sekolah dari rumah) telah kami setujui dan surat edarannya sudah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan serta Dinas Tenaga Kerja," katanya.

Sebelumnya, sejak Jumat (23/1) hingga Sabtu pagi ini banjir masih berlangsung pada banyak titik di seluruh Jakarta akibat curah hujan ekstrem dan luapan sungai. 

Baca juga: Pilih Manfaatkan yang Sudah Ada, Pramono Takkan Bangun Sumur Resapan Baru untuk Tangani Banjir Jakarta

Akibatnya, lebih dari 125–143 rukun tetangga (RT) terdampak di berbagai wilayah termasuk Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Utara dan Pusat. 

Ketinggian air bahkan mencapai sekitar 1,2 meter di beberapa lokasi, jalan-jalan utama tergenang memicu gangguan transportasi dan kemacetan besar. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah mengimbau kerja dari rumah (work from home/WFH) dan belajar dari rumah sampai minimal 27 Januari 2026 demi keselamatan dan mengurangi kepadatan lalu lintas. 

Polisi dan tim SAR dikerahkan membantu lalu lintas, evakuasi dan keamanan warga terdampak. Hujan deras yang tak kunjung berhenti dan meluapnya sungai-sungai besar di Jakarta menjadikan titik banjir semakin luas. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pramono Anung: Pemerintah dan Masyarakat Harus Kerja Sama untuk Tangani Banjir Jakarta!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!