Ilustrasi arus mudik Nataru. (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
INDOZONE.ID - Jasa Marga mencatat adanya peningkatan kendaraan di ruas jalan tol tertentu pada H-7 libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Tepat pada hari ini, diprediksi menjadi puncak arus keluar libur Natal.
"Hindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi waktu puncak, yaitu pada arus keluar Nataru 2025-2026 pada Sabtu, 20 Desember 2025 yang bertujuan untuk menghindari penumpukan kendaraan di titik-titik favorit," kata Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (20/12/2025).
Baca juga: Catat! Ini Jadwal Contra Flow di Tol Japek dan Tol Jagorawi Sepanjang Nataru
Rivan kemudian mengimbau masyarakat yang ingin berpergian, agar menggunakan aplikasi rekomendasi mereka untuk merencanakan perjalanan.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengunduh mobile app Travoy untuk memudahkan pengguna jalan tol dalam merencanakan perjalanan," ujar Rivan.
Berdasarkan catatan, H-7 libur Nataru mulai terpantau peningkatan lalu lintas (lalin) pada gerbang tol di ruas Jabodetabek dan Jawa Barat.
Berikut datanya:
Volume lalu lintas yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta serta menuju Puncak atau Sukabumi dan sekitarnya yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Cengkareng, GT Benda Utama dan GT Ciawi 1, total tercatat sebanyak 153.920 kendaraan atau meningkat 7,86 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 142.707 kendaraan transaksi dengan rincian sebagai berikut:
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng arah Bandara Internasional Soekarno Hatta sebesar 5,96 persen atau sebanyak 84.241 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 79.502 kendaraan.
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Benda Utama arah Tangerang sebesar 17.02 persen atau sebanyak 32.315 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 27.615 kendaraan.
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor sebesar 4.98 persen atau sebanyak 37.364 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 35.590 kendaraan.
Baca juga: PNS Boleh WFH 3 Hari saat Libur Nataru tapi Layanan Publik Tetap Jalan
Sementara itu, pantauan volume lalu lintas di wilayah Jawa Barat, total sebanyak 130.821 kendaraan atau meningkat sebanyak 12,57 persen terhadap volume lalu lintas transaksi normal yaitu 116.212 kendaraan transaksi di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya melalui jalan tol Ruas Padaleunyi yang terdistribusi melalui GT Cileunyi dan GT Pasteur terperinci sebagai berikut:
Pantauan volume lalu lintas di GT Cileunyi sebanyak 30.718 kendaraan dari Rancaekek atau Garut menuju Bandung atau Jakarta. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut lebih tinggi 9.53 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 28.045 kendaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan