INDOZONE.ID - Kabar duka kembali tersiar berkaitan dari tiga personel TNI AD yang terkena longsor susulan saat membantu melakukan evakuasi korban di Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Padang Panjang Barat, Sumatera Barat.
Satu dari dua personel yang sempat dikabarkan hilang kini ditemukan dalam kondisi tewas.
Prajurit bernama Prada Zeni Marpaung, ditemukan dalam kondisi gugur di sekitar aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di wilayah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.
Baca juga: Bantu Evakuasi Korban Longsor di Padang Panjang, 2 TNI Hilang dan 1 Tewas
Jasad Prada Zeni kini telah berada di RST Dr. Reksodiwiryo untuk proses penyerahan kepada keluarga sebelum dimakamkan secara militer di kampung halaman di Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol Letkol Kav Taufiq membenarkan hal tersebut.
Mewakili Kodam, dia menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik TNI AD saat menjalankan tugas kemanusiaan.
"Musibah ini tidak hanya meninggalkan duka bagi masyarakat Sumbar, tetapi juga bagi keluarga besar Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol," kata Taufiq dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (29/11/2025).
"Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi Almarhum Prada Zeni Marpaung," sambungnya.
Di sisi lain, pencarian terhadap satu personel lainnya, yakni Pelda Yudi Gusnadi masih terus dilanjutkan oleh tim gabungan.
Baca juga: Helikopter Sampai Kapal Perang Dikerahkan TNI Bantu Korban Bencana Alam
Seperti yang diketahui, sebanyak tiga personel TNI terkena imbas longsor susulan di Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Padang Panjang Barat, Sumatera Barat pada Jumat, 28 November 2025 kemarin.
Ketiganya saat itu tengah bertugas membantu mengevakuasi korban longsor.
Dari tiga prajurit, satu prajurit lebih dulu ditemukan dalam kondisi tewas. Sedangkan dua lainnya hilang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan