Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 21:22 WIB

Pemprov DKI dan LDII Sepakat Jaga Harmoni Jakarta Sebagai Kota Global Religius

Pemprov DKI dan LDII Sepakat Jaga Harmoni Jakarta Sebagai Kota Global ReligiusMusyawarah Wilayah (Muswil) X LDII Jakarta, di Grand Ballroom Minhaajurrosyidin

INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global yang religius, inklusif, dan berbudaya. Hal itu disampaikan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim.

Ali hadir mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) X LDII Jakarta, di Grand Ballroom Minhaajurrosyidin. Temanya adalah “Meningkatkan Kualitas SDM Profesional Religius untuk Mewujudkan Kota Global dan Berbudaya”.

Baca juga: Ke LDII, Kapolri Harap Polri Bisa Bersinergi Jaga Kamtibmas hingga Penanganan Covid-19


Sinergi dan Tantangan Kota Global

Dalam sambutannya, Ali menyampaikan bahwa misi LDII Jakarta sejalan dengan visi Pemprov, terutama dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang religius, profesional, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Jakarta adalah kota yang terus berkembang dengan dinamika dan keberagaman yang luar biasa. Karena itu, dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah dan lembaga dakwah seperti LDII untuk menjaga harmoni sosial,” ujar Ali kepada wartawan.

Menurutnya, meski kini Jakarta bertransformasi menuju kota global, nilai-nilai budaya lokal tetap harus dijaga.

“Budaya Betawi jangan sampai tergerus oleh modernitas. Justru harus diangkat dan dikenal dunia. Global bukan berarti kehilangan jati diri,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ali juga menambahkan bahwa Jakarta adalah kota yang inklusif, artinya tidak ada pelayanan yang tertinggal di semua bidang. Sehingga masyarakat dapat merasakan Jakarta sebagai kota yang terbuka.

Meski disebut demikian, Ali juga berharap budaya Betawi tidak bergeser hanya karena predikat kota global. “Justru budaya perlu diangkat dan dikenal bahkan go internasional,” ujarnya.

Baca juga: Gelar Safari Tarawih di Masjid LDII, Bupati Sleman Ajak Warga Hindari Perpecahan

Pergantian Kepengurusan

Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso menyaksikan langsung penunjukkan pemimpin dan kepengurusan baru. Menurutnya ini adalah proses regenerasi organisasi dan antisipasi lingkungan sosial politik yang berubah. 

“Perubahan bukan sesuatu yang disesali, justru merupakan kebutuhan untuk mengantisipasi lingkungan yang berubah,” ujarnya.

Sebagai organisasi pembelajar, Chriswanto mengingatkan, LDII perlu senantiasa belajar dari lingkungan strategisnya.

"Kepengurusan baru ini berarti LDII Jakarta adalah organisasi yang sehat, ini adalah keberhasilan bersama. Jika dikelola secara baik akan menghasilkan kepengurusan dan keputusan yang baik pula," ujarnya.

Sementara itu Ketua DPW LDII DKI Jakarta periode 2025-2030, H. Imam Basori menilai bahwa LDII saat ini memang berbeda dengan dua dekade silam. Tugasnya kini hanya meneruskan segala kebaikan yang telah ada, dengan semangat baru dan tekad kuat untuk memperkuat kontribusi organisasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERBARU

Pemprov DKI dan LDII Sepakat Jaga Harmoni Jakarta Sebagai Kota Global Religius

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!