Alvi Maulana, pelaku kasus pembunuhan dan mutilasi 310 potongan tubuh di Mojokerto. (Ist)
INDOZONE.ID - Penemuan potongan tubuh manusia di kawasan Pacet-Cangar, Mojokerto, Jawa Timur, mengungkap sebuah tragedi mengerikan yang mengejutkan masyarakat.
Korban diketahui seorang perempuan muda yang merupakan alumni Universitas Trunojoyo dan tinggal mandiri di Surabaya, sebelum akhirnya ditemukan tewas dengan kondisi tubuh yang dimutilasi menjadi 65 bagian.
Pihak kepolisian kini sedang memburu pelaku yang diduga memiliki hubungan dekat dengan korban.
Baca juga: Kasus Mutilasi Mojokerto: 310 Potongan Tubuh Korban Ditemukan di Pacet, Pelaku Pacar Sendiri
Identitas korban akhirnya terungkap setelah proses identifikasi forensik yang dilakukan, yang kemudian mengarah pada latar belakang akademis dan kehidupannya sebagai seorang yang mandiri di kota besar.
Korban tersebut adalah perempuan berusia 25 tahun yang bernama Tiara Angelina Saraswati alias TAS, kelahiran 12 Agustus 2000. Ia berasal dari Pacitan, warga Desa Made, Kecamatan/ Kabupaten Lamongan, Jatim.
AKP Fauzy Pratama, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, mengonfirmasi bahwa identitas korban mutilasi di Pacet-Cangar telah terungkap setelah dilakukan identifikasi pada pergelangan tangan kanan yang ditemukan oleh Satreskrim Polres Mojokerto bersama Tim K9 Polri di lokasi kejadian. Dengan temuan ini, polisi memastikan potongan tubuh tersebut milik satu orang yang menjadi korban mutilasi.
Menurut AKP Fauzy Pratama, berdasarkan keterangan keluarga, setelah lulus dari program studi Manajemen di Universitas Trunojoyo, Madura, korban kemudian tinggal di kos daerah Lakarsantri, Surabaya.
Korban dan keluarganya dilaporkan jarang berkomunikasi. Saat ini, polisi tengah memburu pelaku mutilasi yang diyakini memiliki hubungan dekat dengan korban.
Potongan kaki manusia ditemukan warga di jurang tepi Jalan Raya Cangar-Pacet, sekitar 200 meter dari jalur penyelamat Sendi 1, Dusun Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, pada Sabtu, 6 September 2025.
Potongan tubuh berupa kaki kiri berukuran semata kaki itu, ditemukan dalam kondisi tercecer di semak belukar sekitar 10-15 meter sisi kiri dari arah Jalan Raya Pacet-Cangar.
Suliswanto (30), warga Dusun Pacet Selatan, melaporkan bahwa dirinya menemukan potongan kaki manusia saat mencari rumput untuk pakan ternak di sekitar lokasi pada pukul 10.30 WIB. Penemuan itu kemudian segera dilaporkan ke Polsek Pacet bersama warga lainnya.
Suliswanto mengaku bahwa sepekan sebelum penemuan potongan kaki, dia juga menemukan potongan kecil daging di jurang dekat warung di jalur Pacet-Cangar.
Saat itu, dia mengira potongan daging tersebut berasal dari hewan liar di hutan sekitar Taman Hutan Raya Raden Soerjo, sehingga tidak terlalu memperhatikannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA