Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 08 SEPTEMBER 2025 • 16:15 WIB

Penyelamatan Elang Jawa yang Terluka, Bukti Kepedulian Warga Mojokerto

Penyelamatan Elang Jawa yang Terluka, Bukti Kepedulian Warga MojokertoRaja Angkasa yang Terselamatkan, Elang Jawa Diserahkan Warga di Mojokerto. (sumber: bbksdajatim.org)

INDOZONE.ID - Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), satwa langka yang menjadi lambang kejayaan hutan Jawa, mengalami nasib mengenaskan pada Sabtu, 6 September 2025. Seekor jantan muda ditemukan dengan kondisi sayap kiri patah di Bukit Semar, Desa Dilem, Kecamatan Gondang, Mojokerto. Diduga, luka itu akibat tembakan yang mengancam hidupnya di alam liar.

Agung Nugroho, seorang pendaki asal Sidoarjo, menjadi sosok penting dalam penyelamatan tersebut. Saat melihat burung itu dibawa seorang pencari madu, ia segera tergerak untuk menyelamatkannya.

“Saya berusaha meyakinkan agar burung ini diserahkan demi keselamatannya,” ungkap Agung.

Baca juga: Foto Bercerita: Nasib Elang Jawa di Indonesia, Kini Terancam Punah

Keberanian itu membuka jalan bagi penyelamatan raja angkasa yang hampir kehilangan habitatnya.

Agung langsung melaporkan kejadian ini ke petugas TAHURA Raden Soerjo. Tak lama, Tim MATAWALI RKW 09 Mojokerto dan Tim RPH 08 Claket TAHURA bersama BBKSDA Jawa Timur turun tangan.

Mereka mengevakuasi burung tersebut untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya patah tulang serius pada sayap kiri.

Satwa tersebut kemudian dibawa ke Wildlife Rescue Unit (WRU) BBKSDA Jatim di Sidoarjo. Di tempat itu, ia akan menjalani rehabilitasi hingga siap kembali dilepasliarkan.

Elang Jawa merupakan satwa dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 dan Permen LHK P.106/2018. Ia juga masuk dalam daftar Appendix II CITES yang menekankan pentingnya perlindungan lintas negara.

Kisah ini membuktikan bahwa kepedulian warga dapat membuat perbedaan besar. Tanpa tindakan Agung Nugroho, kemungkinan besar Elang Jawa itu tidak akan selamat.

Meski berhasil diselamatkan, fakta adanya praktik perburuan liar di kawasan tersebut menjadi alarm serius. BBKSDA Jatim dan TAHURA berjanji memperkuat pengawasan serta meningkatkan kesadaran masyarakat.

Baca juga: Burung Elang Jawa, Maskot Satwa Langka Indonesia

Kini, burung itu tengah dirawat di WRU Sidoarjo. Luka pada sayapnya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga satwa liar berarti menjaga keseimbangan ekosistem.

Harapannya, suatu hari nanti ia kembali terbang bebas di langit Jawa, melanjutkan perannya sebagai predator puncak sekaligus simbol kejayaan bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bbksdajatim.org

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Penyelamatan Elang Jawa yang Terluka, Bukti Kepedulian Warga Mojokerto

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!