Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 08 SEPTEMBER 2025 • 14:10 WIB

Halte “Jaga Jakarta” Resmi Dibuka, Pemprov DKI Hadirkan 50 Bus Listrik Baru

Halte “Jaga Jakarta” Resmi Dibuka, Pemprov DKI Hadirkan 50 Bus Listrik BaruHalte “Jaga Jakarta” Resmi Dibuka. (Natasya/Z Creators)

INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan Halte Transjakarta “Jaga Jakarta” di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9). Peresmian ini bertepatan dengan momentum Hari Udara Bersih Internasional dan sekaligus menjadi penanda dimulainya operasional 50 unit bus listrik Transjakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa peluncuran bus listrik merupakan bagian dari komitmen Jakarta untuk menghadirkan lingkungan kota yang lebih sehat dan ramah. “Bus listrik ini akan membantu mengurangi polusi, memperbaiki kualitas udara, dan menciptakan lingkungan yang lebih layak huni bagi warga,” ungkapnya.

Baca juga: Yakin Kondisi Kendaraan Prima, TransJakarta Lakukan Investigasi Kasus Busway Tabrak Toko di Jaksel

Selain meluncurkan bus listrik, Pemprov DKI juga meresmikan perubahan nama Halte Senen Sentral menjadi Halte Jaga Jakarta. Menurut Gubernur, perubahan ini menjadi simbol sekaligus pengingat bahwa Jakarta pernah diuji, namun tetap tegak berdiri. “Kenapa perubahan nama ini dilakukan? Karena kita ingin bersama-sama menjaga Jakarta. Tidak mungkin pemerintah saja, harus ada peran serta penuh dari masyarakat. Halte ini kita namakan Jaga Jakarta agar menjadi pengingat sekaligus janji untuk merawat kota kita,” tegasnya.

Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jakarta yang turut menjaga fasilitas publik ketika kota menghadapi tekanan akibat unjuk rasa beberapa waktu lalu. Berkat gotong royong itu, ia bersyukur seluruh fasilitas Transjakarta kini kembali normal hanya dalam waktu kurang dari tujuh hari. “Hari ini, seluruh aktivitas transportasi di Jakarta sudah normal kembali. Tarif juga sudah normal, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menugaskan perbaikan halte serta jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Senen dan Polda Metro. Pekerjaan infrastruktur tersebut ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

Selain kabar pemulihan halte, Gubernur juga membawa berita positif. Ia mengungkapkan hasil survei internasional Time Out yang menempatkan Jakarta pada peringkat 17 dunia untuk sarana publik, dari total 18 ribu responden di 50 negara. “Di ASEAN, kita berada setelah Singapura, dan lebih baik dari Kuala Lumpur, Manila, maupun Bangkok. Ini pencapaian yang membanggakan, dan mudah-mudahan kita bisa meningkat lagi,” katanya.

Mengenai keamanan halte, ia menegaskan seluruh struktur telah diuji dan dinyatakan aman. Bahkan, tiang yang terlihat melengkung akibat kebakaran sebelumnya sengaja dipertahankan sebagai bagian dari instalasi “memorable” untuk mengingatkan peristiwa lalu agar tidak terulang kembali.

Baca juga: Warga Gotong Royong Bersihkan Halte Senen Central yang Terbakar

Soal anggaran, Pramono menjelaskan bahwa biaya perbaikan halte ditanggung Transjakarta, sedangkan pembangunan dua JPO dan lift di kawasan Senen dan Polda ditaksir menelan biaya sekitar Rp19–20 miliar dari Kementerian PU.

Dengan beroperasinya kembali halte-halte utama, termasuk Halte Jaga Jakarta, Halte Polda, Halte Senayan, dan Bundaran Senayan, Pemprov DKI berharap warga semakin terdorong menggunakan transportasi publik. “Yang terpenting adalah rasa aman dan nyaman masyarakat. Mari bersama-sama kita jaga Jakarta, agar kota ini semakin bersih, sehat, dan membanggakan,” tutup Gubernur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Halte “Jaga Jakarta” Resmi Dibuka, Pemprov DKI Hadirkan 50 Bus Listrik Baru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!