Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 03 AGUSTUS 2025 • 17:40 WIB

Warga Saksikan Pesawat FASI PK-S126 Oleng: Seperti Cari Lokasi buat Turun

Warga Saksikan Pesawat FASI PK-S126 Oleng: Seperti Cari Lokasi buat TurunPetugas Basarnas bersama prajurit TNI AU berusaha mengevakuasi bangkai pesawat latih sipil Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan register PK-S126 di Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Fadli)

INDOZONE.ID - Warga di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyaksikan langsung jatuhnya pesawat latih sipil milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) pada Minggu (3/8/2025).

Seorang petugas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana bernama Hidayat, menyebut pesawat tampak tidak stabil sejak pertama kali terlihat dari udara, dan oleng sebelum akhirnya jatuh di sekitar kompleks TPU.

“Pesawatnya dari Benteng sudah oleng, hampir jatuh. Cuma dia muter ke sana, terus jatuh di sini juga. Sepertinya lagi cari lokasi buat turun,” kata Hidayat di Ciampea.

Pesawat jenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 itu diketahui lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pukul 09.08 WIB untuk misi latihan profisiensi penerbangan olahraga dirgantara. 

Baca juga: 5 Arti Mimpi Pesawat Jatuh Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Buruk?

Sekitar pukul 09.19 WIB, pesawat kehilangan kontak dan ditemukan jatuh di wilayah Ciampea.

Hidayat menuturkan bahwa dua orang awak pesawat langsung dievakuasi oleh petugas medis. Salah satu di antaranya dinyatakan meninggal di lokasi.

“Dua orang, satu katanya pelatih, satu lagi yang belajar. Yang satu katanya meninggal di tempat, yang satu lagi matanya kena. Dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Hidayat juga mengatakan, tidak terdengar suara ledakan saat pesawat menghantam tanah.

“Enggak sempat meledak. Langsung nyusruk, langsung tewas memang. Dari sana juga udah oleng, kejadiannya di sini,” katanya.

Baca juga: Pesawat Latih FASI Jatuh di Bogor, Eks Kadispen TNI AU Marsma Fajar Tewas

TNI AU mengonfirmasi bahwa korban jiwa dalam insiden tersebut adalah Marsma TNI Fajar Adriyanto, seorang penerbang tempur F-16 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1992. 

Dalam insiden ini, Marsma Fajar tengah menjalankan misi latihan rutin dalam kapasitas sebagai pilot.

Satu awak lainnya, Roni, dilaporkan selamat dan kini dalam penanganan medis. Adapun jenazah Marsma TNI Fajar disemayamkan di RSAU dr. M. Hassan Toto Lanud Atang Sendjaja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Warga Saksikan Pesawat FASI PK-S126 Oleng: Seperti Cari Lokasi buat Turun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!