INDOZONE.ID - Aksi intoleransi terhadap umat Kristiani kembali terjadi, kali ini di Kota Padang, Sumatera Barat.
Dalam video yang beredar viral di media sosial, jemaat Kristen di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat digruduk warga setempat saat beribadah.
Selain membubarkan ibadah, warga juga merusak bangunan yang dijadikan rumah doa. Terlihat kaca jendela pecah dan sejumlah perabotan rusak.
Baca juga: Kasus Intoleransi oleh Oknum ASN Bekasi Berakhir Damai, Pj Wali Kota Sebut Hanya Miskomunikasi
Insiden ini membuat seluruh jemaat panik. Mereka berlari menjauhi rumah doa untuk menghindari amukan warga. Terlihat sejumlah anak-anak menangis ketakutan.
Belum diketahui apa yang memicu aksi warga tersebut. Namun menurut informasi, rumah doa itu memang didirikan untuk pembelajaran agama Kristen.
Pasalnya, sekolah negeri di wilayah tersebut tidak menyediakan pelajaran agama Kristen.
Aksi intoleransi ini pun viral dan menuai komentar netizen. Banyak yang marah dan mengecam tindakan warga di sana.
Baca juga: Intoleransi dan Radikalisme Terus Mengancam, Wapres: Kita Harus Waspada
"saya sebagai muslim tidak setuju dengan tindakan seperti ini. Kita mesti saling menghargai," tulis seorang netizen.
"sumpah miris liatnya sampai anak anak ikut jadi korban," ujar netter lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tiktok