Gubernur Pramono Resmikan Naming Rights dan Jembatan Penghubung Stasiun LRT Boulevard Utara
INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi meresmikan penamaan baru Stasiun LRT Jakarta Boulevard Utara–Summarecon Mall, sekaligus jembatan penghubung yang menghubungkan langsung stasiun tersebut dengan Summarecon Mall Kelapa Gading.
Kegiatan ini menjadi tonggak kolaborasi strategis antara PT LRT Jakarta dan PT Summarecon Agung Tbk sebagai bentuk sinergi sektor publik dan swasta.
“Kolaborasi ini merupakan komitmen bersama dalam menghadirkan akses transportasi publik yang lebih mudah, nyaman, dan terintegrasi dengan kawasan komersial seperti mal,” ujar Gubernur Pramono dalam sambutannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (24/7/2025).
Baca juga: Hari Ke-5, Satgas Karhutla Masih Padamkan 264 Hektare Lahan Gambut yang Terbakar di Jambi
Ia menjelaskan bahwa Stasiun Boulevard Utara–Summarecon Mall merupakan salah satu titik dengan jumlah penumpang tertinggi di jaringan LRT Jakarta, berkat lokasinya yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan.
Dengan hadirnya jembatan penghubung ini, mobilitas warga baik pengguna LRT maupun pengunjung mal akan semakin efisien.
“Jembatan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk memperluas kawasan Transit Oriented Development (TOD), sekaligus mendorong kawasan publik yang ramah pejalan kaki,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin, menyampaikan bahwa Jakpro sebagai induk dari PT LRT Jakarta mendukung penuh kerja sama ini.
Baca juga: Lazismu Aceh Barat Perkuat Kelembagaan Zakat
Ia menilai hak penamaan stasiun merupakan salah satu bentuk sinergi nyata antara layanan transportasi publik dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem mobilitas kota yang lebih baik.
“Harapannya, fasilitas ini bisa menjadi alternatif akses yang nyaman dan aman bagi masyarakat untuk menjangkau layanan transportasi publik,” kata Iwan.
Jembatan yang diresmikan memiliki panjang 120 meter, ditambah 20 meter menuju area GAFOY.
Dirancang dengan konsep open air dan atap pelindung, jembatan ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik dan nyaman bagi pengguna.
Baca juga: Sekolah Diminta Susun SOP Kedaruratan dan Gelar Simulasi secara Berkala
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung