Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 20 JULI 2025 • 17:20 WIB

Mentan Sebut Ketahanan Pangan Kunci Masa Depan, Generasi Muda Harus Ambil Peran

Mentan Sebut Ketahanan Pangan Kunci Masa Depan, Generasi Muda Harus Ambil PeranMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam kuliah umum ratusan mahasiswa, dosen, dan pimpinan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), di Majene, Sulawesi Barat. (ANTARA/Humas Kementan)

INDOZONE.ID - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi utama negara.

Jika terganggu, kata dia, stabilitas negara bisa runtuh. Karena itu, pembangunan pertanian harus dirancang bukan hanya untuk jangka pendek, tapi hingga seribu tahun ke depan.

“Kalau pangan terganggu, negara bisa runtuh. Itulah kenapa Presiden serius menggarap pertanian, bukan hanya untuk lima tahun ke depan, tapi untuk 1.000 tahun mendatang,” ujar Amran dalam kuliah umum di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Majene, Sabtu (13/7/2025).

Dalam kuliah umum bertema "Inovasi dan Teknologi dalam Meningkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani", Amran menggarisbawahi bahwa kunci sukses sektor pertanian masa depan ada pada peran generasi muda.

Teknologi dan infrastruktur memang penting, tetapi karakter dan mentalitas pelaku utamanya justru menjadi faktor penentu.

Baca juga: Hama Tikus Serang Pertanian, Ratusan Warga Sawit Ikuti Reses DPRD Boyolali

“Kalau tidak yakin pada diri sendiri, jangan harap pertanian bisa jadi tulang punggung bangsa. Generasi muda harus yakin, berani bertindak, dan konsisten berkontribusi,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Amran mendorong mahasiswa agar tak sekadar menjadi penonton, tetapi aktif turun ke lapangan, memahami realita petani, dan ikut terlibat langsung dalam transformasi pertanian. Menurutnya, masa depan pangan nasional bergantung pada keberanian generasi muda mengambil peran.

“Masa depan pertanian ada di tangan anak muda. Turun ke lapangan, pahami realita petani, dan jadilah bagian dari solusi,” katanya lagi.

Ia juga mengajak mahasiswa meneladani prinsip yang ia pegang selama ini: keyakinan, tindakan, dan konsistensi.

Sebab, keberhasilan di sektor pertanian bukan semata soal teori, tetapi perjuangan nyata yang dimulai dari kemauan membentuk karakter.

Hilirisasi dan Potensi Ekonomi Desa

Dalam kesempatan itu, Amran juga memaparkan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Salah satu program unggulan adalah hilirisasi pertanian, yang menurutnya bisa membuka peluang ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat desa.

Baca juga: Para Petani di Sleman Terima Alat dan Mesin Pertanian dari Titiek Soeharto, Apa Saja ?

Ia mencontohkan komoditas kelapa. Jika dijual mentah, harganya hanya Rp1.000. Namun setelah diolah menjadi Virgin Coconut Oil (VCO), harganya bisa melonjak hingga Rp145.000 per liter. Ini adalah bukti nyata bahwa hilirisasi mampu mendongkrak nilai tambah dan membuka jutaan lapangan kerja.

“Dengan hilirisasi, kita bisa menciptakan jutaan lapangan kerja dan membangkitkan ekonomi desa,” ungkap Amran.

Ia menambahkan, program hilirisasi yang sedang dijalankan Kementerian Pertanian (Kementan) berpotensi menyerap hingga 8,6 juta tenaga kerja dengan total investasi mencapai Rp371 triliun.

Fokusnya adalah memperkuat industri pengolahan hasil tani serta menarik minat generasi muda untuk masuk ke dalam rantai nilai pertanian.

Namun, Mentan juga mengingatkan bahwa semua strategi modernisasi dan hilirisasi pertanian hanya akan berhasil jika dibarengi dengan etos kerja tinggi dan disiplin. Ia membagikan rutinitas kerja kerasnya, yaitu bangun jam 4 pagi, belajar 10 jam, dan tidur jam 11 malam.

“Hanya karakter seperti itu yang bisa mengubah wajah pertanian kita,” ujarnya.

Amran menutup paparannya dengan satu pesan penting, bahwa pertanian bukanlah masa lalu, tetapi masa depan Indonesia, dan generasi muda adalah kunci yang akan menggerakkan roda transformasi tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mentan Sebut Ketahanan Pangan Kunci Masa Depan, Generasi Muda Harus Ambil Peran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!