Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 08:31 WIB

Pidato Presiden Prabowo di PBB: Indonesia Siap Akui Israel Jika Palestina Merdeka

Author

Presiden RI, Prabowo Subianto berpidato di Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat. (Instagram/@presidenrepublikindonesia)

INDOZONE.ID - Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan Indonesia siap mengakui Israel jika negara pimpinan Benjamin Netanyahu itu mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat.

"Kita harus menjamin status kenegaraan Palestina. Namun, Indonesia juga siap menyatakan, saat Israel mengakui kemerdekaan dan status kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Israel, dan kami akan mendukung seluruh jaminan atas keamanan Israel," kata Presiden Prabowo dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) mengenai Palestina dan Solusi Dua Negara di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Senin (22/9/2025) waktu setempat.

Pernyataan Presiden Prabowo langsung disambut meriah oleh para delegasi yang hadir di KTT. 

Baca juga: Presiden Prabowo akan berpidato di Sidang Majelis Umum PBB Malam Ini

Dalam pidatonya, Kepala Negara menekankan bahwa Deklarasi New York menjadi langkah penting dan adil untuk membuka jalan menuju perdamaian antara Israel dan Palestina.

Deklarasi tersebut sendiri disahkan Majelis Umum PBB pada 12 September 2025, sebagai respons atas tragedi kemanusiaan dan genosida yang terjadi di Gaza akibat serangan militer Israel.

Lebih lanjut katanya, pengakuan terhadap sebuah negara merupakan bentuk perdamaian. Indonesia sangat mengedepankan perdamaian abadi.

"Deklarasi New York telah menyediakan jalan damai dan adil menuju perdamaian. Pengakuan kenegaraan harus berarti perdamaian. Pengakuan harus berarti peluang nyata untuk perdamaian abadi. Ini harus menjadi perdamaian sejati bagi semua pihak," tambahnya.

Presiden dengan tegas mengecam segala bentuk kekerasan yang menimpa warga sipil di Gaza, termasuk perempuan dan anak-anak yang menjadi korban. Ia menyoroti bagaimana puluhan ribu jiwa tak berdosa harus meregang nyawa akibat genosida yang dilakukan militer Israel.

"Kami mengecam seluruh aksi kekerasan terhadap warga sipil. Oleh karena itu, hari ini, dengan penuh rasa bermartabat, kita berkumpul dalam waktu yang bersejarah ini, untuk sama-sama memikul tanggung jawab. Tanggung jawab yang kita pikul bersama ini tidak hanya menentukan masa depan Palestina, tetapi juga masa depan Israel, dan kredibilitas dari Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Presiden Prabowo.

Di akhir pidatonya, Presiden Prabowo mendesak negara-negara anggota PBB agar bersama-sama mewujudkan perdamaian, dan bersama-sama bersuara menghentikan genosida di Gaza.

Baca juga: Israel Gempur Gaza Jelang Sidang Umum PBB, 60 Warga Palestina Dilaporkan Tewas

"Kita butuh perdamaian itu sekarang! Perdamaian segera! Kita butuh mewujudkan perdamaian!" ujar Presiden.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU