Rabu, 10 SEPTEMBER 2025 • 20:32 WIB

Keponakan Presiden Prabowo, Rahayu Saraswati, Ajukan Pengunduran Diri dari DPR

Author

Rahayu Saraswati (Arie Dwi Prasetyo/Z Creators)

INDOZONE.ID - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyatakan mengundurkan diri sebagai anggota DPR RI. Keputusan itu ia sampaikan setelah menuai polemik atas pernyataannya yang viral terkait lapangan pekerjaan bagi anak muda.

Rahayu sebelumnya diviralkan karena menyebut anak muda jangan bergantung pada pemerintah, melainkan menciptakan lapangan kerja sendiri. Ia menegaskan niat sebenarnya adalah mendorong semangat kewirausahaan di era transformasi digital.

“Walaupun niat saya ingin mendorong entrepreneurship, terutama di zaman transformasi digital, saya paham kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak. Kesalahan sepenuhnya ada pada saya. Oleh sebab itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya,” kata Rahayu dalam keterangan videonya, Rabu (10/9/2025).

Baca juga: Rahayu Saraswati Mundur dari Anggota DPR, Sampaikan Permintaan Maaf Lewat Video

Rahayu juga meminta publik melihat wawancaranya secara utuh. Menurutnya, potongan pernyataan yang viral berasal dari menit ke-25 hingga ke-27 dalam wawancara berdurasi 42 menit lebih.

“Dua menit lebih dijadikan beberapa kalimat oleh pihak-pihak yang ingin menyulutkan amarah masyarakat. Tidak ada maksud saya untuk meremehkan perjuangan masyarakat, khususnya anak-anak muda,” ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (Tidar) itu berharap masih diberi kesempatan menyelesaikan satu tugas terakhir, yakni pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan di Komisi VII.

“Dengan ini saya menyatakan pengunduran diri kepada Fraksi Partai Gerindra. Namun, saya berharap bisa menuntaskan RUU Kepariwisataan sebagai produk legislasi kami,” ungkapnya.

Baca juga: Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Ditunjuk Jadi Waketum Gerindra

Rahayu juga menyampaikan terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada konstituennya di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu. Ia berjanji memanfaatkan sisa dana di rekening khusus dapil untuk program pemberdayaan.

“Dengan dana yang masih ada, saya akan terus memberikan bantuan alat kesehatan, pelatihan kewirausahaan, dan mendukung anak-anak muda di dapil saya hingga dana tersebut habis,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU