Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 12 JANUARI 2024 • 13:52 WIB

Hapus Program Kredit Macet, Petani Jawa Tengah Ucapkan Terima Kasih kepada Ganjar-Mahfud

Hapus Program Kredit Macet, Petani Jawa Tengah Ucapkan Terima Kasih kepada Ganjar-MahfudPasangan Capres dan Cawapres nomor 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

INDOZONE.ID - Relawan Petani Tebu Bersatu (Petebu) Dukung Ganjar Jawa Tengah menggelar pasar sembako murah dengan harga yang sangat terjangku di Desa Bakalan, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (11/1/2024).

Disisi lain, Pardayanto perwakilan petani Karanganyar menyampaikan ucapan terima kasih untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengenai program utang macet petani yang akan dihapuskan.

"Saya perwakilan dari petani Karanganyar mengucapkan terima kasih banyak sama program pak Ganjar untuk meningkatkan kemajuan negara. Salah satunya menghapus kredit macet bagi petani," kata Pardayanto.

Baca Juga: SYL Diperiksa Polisi Lagi Hari Ini, Bakal Dikonfrontir Soal Pemerasan Firli Bahuri

 

Pardayanto menceritakan bahwa ia berhutang untuk membiayai kebutuhan pertanian. Sehingga adanya program penghapusan hutang sangat dinantikan.

"Saya berhutang untuk hal-hal pertanian, karena dengan anggaran yang luar biasa jauh lebih besar dari penghasilan minim petani," jelas Pardayanto.

Hapus Program Kredit Macet, Petani Jawa Tengah Ucapkan Terima Kasih kepada Ganjar-MahfudPerwakilan petani Karanganyar menyampaikan ucapan terima kasih untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengenai program utang macet petani yang akan dihapuskan.

Para petani Karanganyar berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan Ganjar-Mahfud, karena dengan program-programnya petani merasa diuntungkan.

Sementara itu, Sukadi Koordinator Daerah Petebu Dukung Ganjar Kecamatan Jumpolo menyampaikan antusiasme para petani dan masyarakat Desa Bakalan dengan program Ganjar-Mahfud.

Baca Juga: Seorang Siswi Meninggal karena Tertimpa Baliho Caleg di Karanganyar

"Tadi warga sangat antusiasme sekali ketika ada salah satu program pak Ganjar menghapuskan kredit macet untuk petani sangat semangat dengan program itu, yang memang benar-benar dapat merasa terbantu," tutur Sukadi.

Sukadi menjelaskan bahwasanya produksi petani dengan penghasilan tidak seimbang. Hal ini yang membuat para petani berhutang.

"Terkadang untuk saat ini antara produksi petani dengan operasional itu tidak seimbang, harga pupuk yang memang mahal, sedangkan hasil tani itu tidak sebanding," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Hapus Program Kredit Macet, Petani Jawa Tengah Ucapkan Terima Kasih kepada Ganjar-Mahfud

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!