INDOZONE.ID - Seorang prajurit TNI AD berinisial Prada ABS tewas usai dikeroyok oleh sejumlah orang di Tangerang. Pihak TNI membeberkan kronologi atas kasus tersebut.
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengungkapkan peristiwa ini terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026. Dia mengamini korban merupakan prajurit TNI.
"Almarhum Prada ABS memang benar anggota Kodam XVII/Cen yang sedang melaksanakan tugas untuk membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cen di Jakarta," kata Kolonel Tri dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
Kejadian ini bermula saat korban terlibat perselisihan dengan para pelaku di salah satu rumah makan. Tapi, Tri belum menjelaskan lebih detail ihwal penyebab perselisihan tersebut.
Baca juga: Prajurit TNI AD Tewas Dibunuh di Tangsel, 4 Pelaku Ditangkap!
"Insiden awal kejadian tersebut diduga akibat perselisihan salah paham di salah satu tempat makan yang kemudian menyebabkan aksi pengeroyokan disertai penusukan dari suatu kelompok masyarakat terhadap Almarhum Prada ABS yang menyebabkan luka meninggal dengan luka tusukan," ungkapnya.
Keesokan harinya, jasad korban ditemukan. Tri menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses penyidikan kasus ini yang tengah ditangani oleh pihak kepolisian.
"Pihak TNI akan terus mengawal ketat proses hukum ini dan menghimbau masyarakat serta rekan almarhum agar tetap tenang serta menyerahkan penindakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum," jelas Tri.
"Pihak Kodam XVII/Cen turut berbela sungkawa kepada pihak keluarga Almarhum Prada ABS, untuk pelaksanaan proses hukum dijamin akan dilaksanakan secara transparan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan