Selasa, 21 APRIL 2026 • 20:09 WIB

Kerja Bakti Tangkap Ikan Sapu-sapu di Jaktim, Warga Malah Temukan Pengguna Sabu-sabu

Author

Ilustrasi sabu-sabu (ANTARA/Jessica Helena Wuysang).

INDOZONE.ID - Kegiatan sosial berupa penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan Matraman, Jakarta Timur berujung manis. Warga yang fokus mencari ikan sapu-sapu malah menemukan pria pengguna narkotika jenis sabu.

Momen tersebut terekam kamera dan viral di media sosial, salah satunya diposting oleh akun Instagram warungjurnalis. Dalam postinganya, tampak video pelaku dalam keadaan tiduran sedang ditanya-tanya oleh seorang pria.

"Giat tangkap ikan sapu-sapu, eh yang ketangkap malah pelaku sabu-sabu dan pelaku direndam warga di Kali Berland Matraman pada Senin (20/4/2026)," tulis keterangan dalam postingan itu seperti dilihat pada Selasa (21/4/2026).

Kapolsek Matraman, Kompol Suripno mengungkap detik-detik pengamanan pelaku yang diketahui berinisial A (32). Mulanya, warga curiga dengan gerak-gerik pelaku.

Baca juga: Buron 6 Bulan Kasus Sabu 58 Kg di Jambi Akhirnya Tertangkap, Begini Jejaknya

"Itu biasa kita korve nyari sapu sapu, kebetulan ada bocah mondar mandir, mencurigakan. Orang yang kerja bakti pada nanya 'Bocah mana itu?' Curiga," kata Suripno.

Ketika dicecar pertanyaan, pelaku tidak menjawab dengan jelas. Lebih detail saat diperiksa oleh perangkat RT, pelaku malah mencoba pergi.

"RT situ meriksa, dia malah mau pergi. Digeledah ditemukan itu (sabu). Kita ambil sama Kanit Reskrim," ucapnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku jika sudah membeli sabu dengan berat 0,5 gram. Sedangkan hasil test urine sendiri menyimpulkan jika pelaku positif mengkonsumsi narkotika.

Baca juga: Polda Metro Gagalkan Peredaran 4,8 Kg Sabu Asal Iran, 2 Jaringanya Ditangkap!

Di sisi lain, berkaitan dengan pelaku yang viral dalam kondisi tiduran di selokan tampa air, polisi menyebut pelaku melakukan hal tersebut lantaran disuruh oleh warga yang kesal disana.

"Itu katanya kesal warga warga situ. Ditanya malah pelintat, pelintut nggak terus terang, akhirnya mau direndam tapi nggak ada airnya, dimasukin ke got itu, tapi nggak ada airnya," katanya.

Kekinian, kasus tersebut kini tengah dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian.

"Nanti tinggal kita rujuk mau rehab atau bagaimana, kita koordinasi dengan kejaksaan. Kalau bisa lanjut disidang kita lanjut, kalau direhab nanti kita carikan tempat rehab," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU