Selasa, 21 APRIL 2026 • 13:00 WIB

Kartini di Era Digital, Platform Jasa Rumah Tangga Perluas Akses Ekonomi bagi Perempuan

Author

Ilustrasi petugas bersih-bersih rumah. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Dalam momentum Hari Kartini, perkembangan platform digital di sektor jasa rumah tangga dinilai semakin membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi perempuan Indonesia. 

Melalui sistem kerja berbasis aplikasi, perempuan kini memiliki kesempatan untuk memperoleh penghasilan secara fleksibel, sekaligus tetap menjalankan peran dalam keluarga. 

Tren ini mencerminkan perubahan cara perempuan berpartisipasi dalam perekonomian, dengan dukungan teknologi yang semakin inklusif.

Baca juga: Meresahkan, Pria Jasa Bersih Kaca Teror Pengemudi Wanita karena Tak Diberi Uang

Salah satu platform jasa rumah tangga, bTaskee Indonesia mencatat bahwa sebanyak 62% mitranya merupakan perempuan, dengan komposisi 60% berasal dari kalangan ibu rumah tangga dan 40% merupakan single mother. 

Melalui fleksibilitas waktu kerja yang ditawarkan, para mitra perempuan ini memperoleh rata-rata pendapatan per bulan, dengan potensi mencapai hingga Rp5.000.000 lebih tergantung pada tingkat aktivitas dan jumlah pesanan. 

Bagi banyak dari mereka, penghasilan ini menjadi kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Di balik angka tersebut, terdapat kisah nyata perempuan yang memanfaatkan peluang ini untuk membangun kemandirian ekonomi.

Mulyanih (37 tahun), seorang single mother, mengungkapkan bahwa pekerjaan ini menjadi sumber penghasilan utama untuk membiayai kebutuhan anaknya. 

“Yang paling utama bagi saya dan anak-anak adalah kondisi ekonomi. Sejak saya bergabung dan bekerja di bTaskee, perekonomian kami perlahan mulai terbantu. Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari bTaskee,” ujarnya.

Mulyani, petugas jasa kebersihan bTaskee. (dok. Istimewa)

Sementara itu, Ika Wati (43 tahun), seorang ibu rumah tangga, melihat peluang ini sebagai cara untuk membantu perekonomian keluarga tanpa harus meninggalkan tanggung jawab di rumah.

Ika Wati, salah satu petugas jasa kebersihan bTaskee. (dok. Istimewa)

“Saya sangat bersyukur bisa mengenal aplikasi bTaskee karena waktunya fleksibel. Dari sini, saya bisa membantu perekonomian keluarga, bahkan menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi. Penghasilan saya juga meningkat secara signifikan, yang sebelumnya sekitar Rp5 juta per bulan menjadi Rp12 juta per bulan. Alhamdulillah, saya juga sudah bisa membeli sepeda motor sendiri sehingga lebih mudah untuk bekerja,” katanya.

Dari sisi pihak aplikasi jasa rumah tangga, bTaskee Indonesia menyampaikan bahwa platform digital memiliki peran penting dalam membuka peluang kerja yang lebih inklusif bagi perempuan.

Baca juga: Panggilan Buat Content Creator! KemenPPPA Bikin Lomba Video Pendek Hari Kartini, Catat Syaratnya

“Kami melihat bahwa fleksibilitas menjadi kunci bagi banyak perempuan untuk dapat tetap produktif sekaligus menjalankan peran lainnya. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan peluang yang tidak hanya memberikan penghasilan, tetapi juga mendukung kemandirian dan kesejahteraan perempuan Indonesia,” ujar Diana Liudin, Marketing Manager bTaskee Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pers Rilis

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU