Rabu, 11 MARET 2026 • 16:42 WIB

Detik-Detik Perampokan Berdarah di Bekasi Tewaskan Pensiunan JICT: Korban Digetok Linggis!

Author

Konferensi Pers Polda Metro Jaya kasus perampokan-pembunuhan pensiunan karyawan JICT. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya membeberkan detik-detik maut terjadinya aksi perampokan disertai pembunuhan yang terjadi di rumah kawasan Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi. Korban tewas usai dihajar pelaku menggunakan linggis.

S (28), pelaku perampokan dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin ternyata sudah acap kali beraksi melakukan pencurian.

"Kami terus merunut yang bersangkutan melakukan pencurian di tempat lain salah satu contohnya di tempat penjualan bunga di samping Kalimalang dia memgambil linggis, gunting, pisau itu dua hari sebelumnya," kata Kombes Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Baca juga: Polda Metro Jaya Ungkap Motif Perampokan Maut di Bekasi yang Tewaskan Pensiunan JICT

"Kemudian mencuri dia kepergok pencuri rumah masih di Bekasi juga terus kabur. Kemudian ada warung rokok dicuri juga," sambungnya.

Peristiwa maut itu kemudian terjadi dikala pelaku menyasar korban secara acak. Pelaku melihat rumah korban yang berbeda dengan rumah di sekitarnya dan berpikir jika dirinya bisa mendapat banyak berharga dari rumah itu.

"Kebetulan dalam acaknya si tersangka mencari sasaran, melihat disana ada rumah paling menonjol dan tersangka tertarik mendatangi rumah tersebut," kata Iman.

Tepat pada Senin, 2 Maret menjelang sahur, pelaku membawa peralatan hasil curian sebelumnya untuk menggasak rumah korban. Diawali dari pelaku masuk ke rumah dengan cara mencongkel jendela menggunakan linggis.

Korban Dihajar Pakai Linggis

Saat mulai menggasak rumah, korban P (60) bangun karena alarm sahur. Saat keluar dari kamar, korban P kaget melihat pelaku sudah berada di dalam rumahnya.

"Saat korban perempuan menyalakan listrik dan saat itu juga bertemu dengan tersangka dan tersangka spontan memukulkan linggis yang sebelumnya digunakan untuk mencongkel jendela tersebut. Spontan digunakan untuk memukul korban perempuan," kata Iman.

Di waktu bersamaan, pelaku melihat korban Ermanto berada di dalam kamar dalam kondisi duduk. Sejurus kemudian pelaku langsung menyerang korban kembali menggunakan linggis.

"Saat memukul korban perempuan, karena pintu kamar terbuka, tersangka melihat korban yang laki-laki dalam keadaan duduk. Karena panik, selanjutnya serta merta tersangka menyerang korban laki-laki yang baru terbangun dan sedang duduk di atas tempat tidur," kata Iman.

Baca juga: Ditangkap Polisi, Ini Tampang Pembunuh Ermanto Usman di Bekasi

Berhasil melumpuhkan kedua korban, pelaku menggasak ponsel, laptop hingga emas milik korban. Pelaku kemudian melarikan diri dan kini sudah berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU