INDOZONE.ID - Penyebab kematian satu keluarga di kontrakan Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), Jumat 2 Januari 2026, pagi WIB, masih misteri.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakut, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, menyatakan penyidik masih mendalami penyebab kematian seorang ibu dan dua anaknya dalam kontrakan tersebut.
“Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kamu sampaikan saat ini, karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung,” ungkap Onkoseno di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Sabtu (3/1/2026).
Muncul dugaan penyebab kematian satu keluarga itu adalah karena keracunan. Pasalnya, ketiga korban ditemukan dengan kondisi mulut berbusa dan ada ruam merah.
Namun, Onkoseno belum bisa memastikan hal tersebut karena proses pemeriksaan masih dilakukan oleh pihak berwajib.
Baca juga: Dalami Sebab Kematian Sekeluarga di Warakas Jakut, Labfor Polri Ambis Sampel di TKP
“Ini masih dalam proses pemeriksaan,” sambungnya.
Onkoseno menyatakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan hingga Jumat malam WIB. Beberapa barang dalam kontrakan tersebut, seperti botol, sprei, dan baju, juga diperiksa.
“Kami masih melakukan olah TKP hingga malam ini. Ada beberapa barang yang kami amankan untuk selanjutnya kita lakukan penelitian bersama laboratorium forensik,” jelas Onkoseno.
Onkoseno menjelaskan, bahwa ada empat saksi yang diperiksa terkait kasus ini, termasuk putra korban.
“Ada saksi dari putra dari korban juga, itu sedang kita lakukan pemeriksaan. Total saksi ada empat orang,” katanya.
1 Korban Selamat
Dalam insiden ini, ada satu korban selamat, yaitu pria berinisial ASJ (22). Ia dibawa ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, ketiga korban jiwa dalam kasus ini adalah anak laki-laki berinisial AAB (13), perempuan berinisial SS (50), dan perempuan berinisial AAL (27).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara