INDOZONE.ID - Gubernur Riau, Abdul Wahid terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (3/11/2025). Ia menjadi salah satu dari 10 orang yang diamankan KPK dalam operasi tersebut.
Abdul Wahid baru delapan bulan menjabat sebagai Gubernur Riau. Namun kini karier politiknya di ujung tanduk setelah terkena OTT KPK.
Di pertarungan Pilgub Riau, Abdul Wahid bersama wakilnya, SF Harianto berhasil mengalahkan dua paslon lainnya yakni Syamsuar-Mawardi Salah dan Nasir-Wardan.
Baca juga: KPK Tangkap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam OTT, 10 Orang Diamankan
Kasus yang menjerat Abdul Wahid ini tentu mengejutkan publik Riau. Sebab, sosoknya selama ini dikenal suka turun ke lapangan, memperbaiki fasilitas umum dan peduli terhadap masyarakat.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Abdul Wahid, berikut ini Indozone paparkan profilnya!
Profil Abdul Wahid
Abdul Wahid lahir pada 21 November 1980 di Belaras, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Semasa kecil, Abdul Wahid mengalami kehidupan yang sulit. Ayahnya meninggal dunia saat ia berusia 10 tahun.
Demi menyambung hidup, ia turut membantu mengelola kebun kelapa milik keluarga.
Pendidikan Abdul Wahid
Abdul Wahid bersekolah di SD Negeri Sei Simbar dan lulus pada 1994. Ia kemudian melanjutkan ke MTs Sei Simbar dan lulus pada 1997. Setelahnya, ia menempuh pendidikan agama di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin, Agam, hingga lulus pada tahun 2000.
Pada 2004, ia lulus S1 dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, dengan jurusan Pendidikan Agama Islam.
Ia kemudian menempuh S2 Ilmu Politik dan meraih gelar Magister Sains dari Universitas Riau pada 2021.
Pernah Jadi Cleaning Service
Sebelum memasuki dunia politik, Abdul Wahid pernah bekerja sebagai cleaning service di kampusnya.
Selain itu, ia juga bekerja sebagai kuli bangunan demi bisa membayar uang kuliah dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Ditempa oleh kesulitan ekonomi semasa kuliah, Abdul Wahid tumbuh menjadi sosok yang gigih, mandiri, dan pantang menyerah. Pengalaman hidup itu membuatnya sebagai pribadi yang ulet dan pekerja keras.
Karier Politik
Untuk karier di dunia politik, Abdul Wahid mulai aktif sejak awal 2000-an. Saat itu, ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Riau selama dua periode, yaitu 2002–2004 dan 2004–2009.
Ia juga pernah menjadi Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 2002–2003.
Ia juga menjadi Sekretaris Dewan Tanfidz DPW PKB Riau pada 2006–2011, sebelum kemudian dipercaya sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Riau sejak 2011
Di tingkat legislatif, Abdul Wahid menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB di DPRD Provinsi Riau selama dua periode, dari 2009 hingga 2019. Ia kemudian melanjutkan kariernya dengan menjadi anggota DPR RI periode 2019–2024 mewakili dapil Riau II.
Setelah selesai menjadi anggota DPR RI, Abdul Wahid mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024. Ia bersama SF Hariyanto mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.
Baca juga: Bareskrim Polri Sikat Penambangan Pasir Ilegal di Gunung Merapi, Transaksinya Capai Rp3 T
Keduanya berhasil meraih suara terbanyak mengalahkan dua paslon lainnya. Abdul Wahid dan SF Hariyanto dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta pada 20 Februari 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan