Jumat, 17 OKTOBER 2025 • 18:35 WIB

Cegah Demo Rusak Fasum Hingga Buat Macet di Jakarta, ITW Dorong Siapkan Spot

Author

Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

INDOZONE.ID - Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak pemerintah dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta untuk menyiapkan spot demo atau yang disebut panggung demokrasi. Hal ini untuk mewadahi para pengunjuk rasa setiap kali menggelar akai unjuk rasa.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan. Usulan ini muncul beranjak dari aksi demonstrasi yang selalu berdampak kepada kerusakan fasilitas umum sampai dengan menganggu aktivitas masyarakt akibat kemacetan yang timbul.

"Peristiwa kerusuhan baru-baru ini hendaknya menjadi memontem yang harus segera direspon untuk menyiapkan panggung demokrasi," kata Edison dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (17/10/2025).

Baca juga: Polres di Jambi Raih Kompolnas Awards, Kapoldanya Minta dijadikan Contoh Untuk Jajaran

Dia mengatakan selama ini masyarakat sudah terlalu lama merasa khawatir setiap ada aksi unjuk rasa. Pasalnya, aksi unras acap kali mengganggu aktivitas masyarakat.

Untuk itu, wartawan senior di Polda Metro Jaya ini mendorong pemerintah terkait untuk menyediakan spot khusus yang bisa dijadikan lokasi unjuk rasa tanpa menimbulkan dampak kemacetan lalu lintas.

"Semua pihak ingin melihat aksi dalam bentuk unras tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas,” tegas Edison Siahaan.

"ITW optimis, unras dan proses menyampaikan pendapat sebagai bagian dari demokrasi bisa berjalan dengan kondusif, bila pemerintah serius," sambungnya.

Baca juga: TNI Berhasil Kuasai Markas OPM di Intan Jaya dan Tewaskan Belasan KKB

Sempat Dicanangkan Kapolda Metro

Kapolda Metro Jaya terdahulu yakni Komjen Pol Fadil Imran saat masih berpangkat Irjen pada tahun 2022 silam sempat mencanangkan adanya spot untuk demonstrasi. Spot yang dipilih Polda Metro Jaya kala itu adalah di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Harapan pemindahan spot demo bertujuan agar penutupan jalan tidak lagi dilakukan polisi setiap kali berlangsungnya aksi unjuk rasa.

"Jadi arus lalu lintas ini tetap bisa lancar dari Timur, dari Utara demikian juga arus lalu lintas dari Selatan dan Barat kalau kita melaksanakan demo di Silang Monas," kata Fadil Imran sebelumnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU