INDOZONE.ID - Sebanyak dua sekolah internasional di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel), mendapat teror bom hingga membuat pihak kepolisian melakukan penyisiran. Meski teror itu tak terbukti, polisi mencari sosok di balik kejadian ini.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang. Victor mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk mencari pelaku teror tersebut.
"Tentunya, bekerja sama dengan Direktorat Siber dan Direktorat Kriminal Umum, kami melakukan langkah-langkah penyelidikan secara intensif untuk mengungkap pelaku yang mengirimkan pesan teror bom ini," kata Victor kepada wartawan, Rabu (8/10/2025).
Teror tersebut diketahui masuk ke dua sekolah via internet, baik melalui aplikasi WhatsApp maupun email. Pengirimnya kini tengah didalami oleh pihak kepolisian.
Baca juga: Meski Dapat Teror Bom, 2 Sekolah Internasional di Tangerang Tetap Beroperasi
Di sisi lain, Victor menyebut pihaknya juga tengah mengencangkan patroli kepolisian pasca teror bom tersebut. Tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Nah, yang kita lakukan sekarang tentunya kami dari Polres Tangerang Selatan, Polsek Pondok Aren, dan Polsek Pagedangan, kita tetap melakukan patroli, kita tetap melakukan pengamanan," beber Victor.
Diberitakan sebelumnya, pada Selasa 7 Oktober 2025, dua sekolah internasional di Tangsel, yakni Jakarta Nanyang School dan Mentari Intercultural School, mendapat teror bom. Hal ini membuat kesatuan dari Brimob turun tangan.
Hasil pengecekan dan penyisiran di dua sekolah tersebut, tidak ditemukan adanya bahan peledak atau bom. Proses belajar mengajar di sana tetap berjalan dengan normal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan