Sabtu, 27 SEPTEMBER 2025 • 16:40 WIB

Kronologi Lengkap Pria Bertato Todong Golok ke Kurir di Bekasi karena Paket COD Rp 30 Ribu

Author

Pria bertato menodong senjata tajam jenis golok terhadap kurir paket COD di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Instagram/@fakta.indo)

INDOZONE.ID - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota membeberkan kronologi terjadinya aksi viral pria bertato, menodongkan senjata tajam (sajam) jenis golok ke kurir hingga melukai korban. Rupanya, kasus ini dipicu pembayaran paket pelaku senilai Rp 30 ribu.

"Kronologis kejadian pada hari Jumat, 26 September 2025 sekitar pukul 13.30 WIB, pelaku bernama Christian Kapau alias Kece memesan barang berupa klip melalui sistem COD dengan harga Rp 30 ribu yang dikirimkan oleh kurir JNT," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Baraiel Arnold Rondonuwo dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (27/9/2025).

Dalam proses pengantaran paket tersebut, pelaku sempat meminta pembayaran paket melalui transfer bank pada sang kurir.

Baca juga: Viral Ojol Nyaris Serang Pemotor Pakai Golok Akibat Cekcok di Jalan Jakpus, Pelaku Langsung Dijemput Polisi

Pada posisi itu, kurir menolak dengan alasan pengalaman sebelumnya, karena pelaku sering terlambat melakukan pembayaran via transfer dan harus ditagih oleh korban terlebih dahulu.

"Oleh sebab itu korban menawarkan pembayaran menggunakan qris. Perbedaan pendapat tersebut menimbulkan cekcok mulut antara pelaku dan korban. Pelaku menjadi kesal dan melakukan penganiayaan terhadap korban," ucapnya.

Sama seperti dalam video yang viral, pelaku mengambil senjata tajam jenis parang dan langsung menyerang korban. Baraiel menyebut jika pelaku sempat mengayunkan parang tersebut ke arah perut korban.

Baca juga: Viral Kurir Ditodong Golok saat Tagih Biaya Paket COD di Bekasi, Polisi Ultimatum Pelaku

"Korban secara refleks menangkis dengan tangan kanan sehingga mengakibatkan luka pada tangan kanan korban," paparnya.

Singkat cerita, polisi yang mendapatkan informasi tersebut langsung mendatangi kediaman pelaku pada sore harinya. Sayangnya, pelaku sudah keburu pergi dari rumahnya.

"Saat tiba, pelaku tidak berada di rumah. Dari keterangan keluarga, pelaku telah pergi meninggalkan rumah sekitar pukul 14.00 WIB dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya serta tidak dapat dihubungi," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keterangan Pers

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU