Kamis, 11 SEPTEMBER 2025 • 09:55 WIB

Temui Kapolri, Komnas HAM Bahas Demo Ricuh Agustus 2025

Author

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemui pimpinan tertinggi kepolisian, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemui pimpinan tertinggi kepolisian, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Pertemuan tersebut membahas terkait aksi demonstrasi yang berujung kericuhan pada akhir bulan Agustus 2025 silam.

Pertemuan tersebut berlangsung di Mabes Polri, Jakarta pada Rabu, 10 September 2025 kemarin. Kapolri tampak didampingi para petinggi Mabes Polri saat menerima kedatangan Komnas HAM.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan jika pertemuan ini membahas seputaran demo yang berakhir dengan kericuhan dalam hal ini penanganan yang dilakukan oleh kepolisian.

Baca juga: Jalin Silaturahmi, Kapolda Kaltara Gelar Eksibisi Minisoccer dengan Wartawan dan Komnas HAM

"Kami membahas tentang penanganan aksi unjuk rasa dan kerusakan yang terjadi sejak 25 Agustus. Jadi Komnas HAM menypaikan bahwa sesungguhnya ada dua peristiwa ya," kata Anis.

"Pertama demontrasi yang merupakan bagian hak asasi manusia, yang bagian dari hak menyampaikan pendapat dan kebebasan berekspresi itu konstitusional dan itu sejauh ini berjalan kondusif, tetapi kemudian ada satu peristiwa terkait kerusuhan yang itu korbannya cukup banyak," sambungnya.

Anis mengatakan pihaknya langsung turun berkoordinasi sampai ke tingkat Polsek agar massa yang ditahan mendapatkan pendampingan hukum dan jangan sampai aksi penahanan itu menjadi bentuk kriminalisasi.

"Nah konsen kami yang masih ditahan ini, mendapatkan akses bantuan hukum, karena itu aduan yang banyak ke Komnas HAM," ucapnya.

Lebih jauh dalam pertemuan itu, Anis mengungkap jika pihaknya tengah melakukan pendalaman terkait korban tewas.

Baca juga: Investigasi Kasus 3 Polisi Tewas Ditembak di Lampung, Komnas HAM Datangi Keluarga Korban

"Kemudian yang meninggal dunia. Kami sampaikan Komnas HAM sedang selidiki nanti. Hasilnya akan kami sampaikan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU